PPKM Kembali Diperpanjang, Airlangga Optimistis Beri Dampak Positif ke Ekonomi

    Annisa ayu artanti - 15 Juni 2021 13:20 WIB
    PPKM Kembali Diperpanjang, Airlangga Optimistis Beri Dampak Positif ke Ekonomi
    Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. Foto: dok. Antara



    Jakarta: Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto optimistis Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) mikro tahap kesembilan yang berlangsung selama 14 hari mulai 14 Juni hingga 28 Juni tetap memberikan dampak positif bagi perekonomian nasional.

    Pasalnya, ia menilai perpanjangan PPKM Mikro ini dilakukan demi menangani kasus covid-19 yang kembali meningkat seperti peningkatan kasus positif di Kudus dan Bengkalan. Pemerintah tidak menginginkan gelombang kedua terjadi.

     



    "Kita lihat perbaikan dan penanganan covid-19 ini tentunya akan memberikan efek pada kegiatan ekonomi," kata Airlangga dalam Webinar Kebijakan Pemerintah, Peluang, Tantangan, dan Kepemimpinan di Masa dan Pasca Pandemi Covid-19, Selasa, 15 Juni 2021.

    Ia menjelaskan, optimisme pemerintah terhadap pemulihan ekonomi didasari oleh beberapa indikator perekonomian yang saat ini sudah mengarah ke arah positif.

    PMI Indonesia sudah berada di level 55,3, Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) meningkat ke level optimis yaitu 104,4 di Mei 2021, dan penjualan retail tumbuh 15,6 persen.

    Kemudian, neraca perdagangan surplus karena didorong oleh pulihnya perdagangan global dan meningkatnya harga komoditas. Lalu nilai tukar rupiah dan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang stabil.

    Selain itu, Airlangga juga menuturkan, optimisme pemulihan ekonomi juga terlihat dari membaiknya kegiatan di beberapa sektor seperti pengolahan transportasi, pergudangan perdagangan besar, dan eceran serta penyediaan akomodasi.
     
    "Berdasarkan studi yang dilakukan lembaga di kuartal kedua ini kita mengalami pembalikan sebesar tujuh persen. Bloomberg memperkirakan ini akan tumbuh 7,5 persen," ungkapnya.

    Adapun dengan perpanjangan PPKM Mikro ini maka kegiatan kegiatan yang bersinggungan dengan orang banyak diperketat. Kantor yang berada di zona merah harus kembali memperlakukan work from home (WFH) 75 persen. Lalu kegiatan terkait pendidikan kembali dilakukan secara daring dan kegiatan ibadah kembali diutamakan di rumah masing-masing.

    (DEV)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id