BLK Komunitas Didorong Menjadi Pemeran Utama dalam Ekosistem Ketenagakerjaan

    Gervin Nathaniel Purba - 10 Juni 2021 17:41 WIB
    BLK Komunitas Didorong Menjadi Pemeran Utama dalam Ekosistem Ketenagakerjaan
    Staf Khusus Menteri Ketenagakerjaan (Stafsus Menaker) Caswiyono Rusydie Cakrawangsa. (Foto: Dok. Kemenaker)



    Tasikmalaya: Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker)  terus mengembangkan dan memperkuat balai latihan kerja (BLK) Komunitas sebagai salah satu jawaban tantangan ketenagakerjaan saat ini. Dalam pengembangannya, BLK Komunitas perlu kolaborasi dan sinergitas dengan berbagai pihak.

    Dilaksanakanya upaya tersebut, lantaran Kemenaker ingin memproyeksikan BLK Komunitas sebagai pemeran utama dalam ekosistem pelayanan ketenagakerjaan di Indonesia.

     



    "BLK Komunitas harus jadi pemeran utama dalam link and match antara dunia pendidikan dan pelatihan, dengan dunia kerja dan usaha. Karenanya, BLK Komunitas juga harus menjadi inkubator wirausaha, dan berperan menyiapkan kompetensi calon pekerja, termasuk pekerja migran Indonesia (PMI). Terutama di kantong PMI," kata Staf Khusus Menteri Ketenagakerjaan (Stafsus Menaker) Caswiyono Rusydie Cakrawangsa, dalam Workshop Peta Jalan Kemandirian BLK Komunitas, dikutip keteranga tertulis, Kamis, 10 Mei 2021.

    Kemandirian BLK Komunitas tersebut, menurut Caswiyono, ditandai dengan terbentuknya secara resmi Forum Komunikasi Nasional BLK Komunitas, terjalinnya kemitraan strategis dengan berbagai stakeholders, adanya peta jalan kemandirian BLK Komunitas, serta ditetapkannya 25 BLK Komunitas terbaik menjadi inkubator kewirausahaan.

    "Ini semua merupakan ikhtiar nyata ibu Menaker Ida Fauziyah dalam mempercepat pembangunan sumber daya manusia dan pemulihan ekonomi nasional," kata Caswiyono.

    Penetapan 25 BLK Komunitas sebagai inkubator usaha adalah hasil seleksi dari 40 BLK Komunitas unggulan yang dibangun pada periode pembangunan 2017. Lalu, mengikuti workshop bertajuk Peta Jalan Kemandirian BLK Komunitas, di Tasikmalaya, Jawa Barat. 

    BLK Komunitas juga akan ditransformasikan sebagai wadah pengembangan talenta muda Indonesia. Selaras dengan upaya peningkatan sumber daya manusia yang saat ini terus dilakukan. 

    Dalam upaya transformasi BLK Komunitas tersebut, Kemnaker juga mengupayakan perluasan kerja sama dan kemitraan dengan berbagai stakeholder dan perusahaan. Tujuannya, agar BLK Komunitas semakin mandiri, mampu meningkatkan kualitas pelatihan, serta menempatkan alumni pelatihannya sebagai pekerja terampil, maupun sebagai wirausahawan.

    Dalam membangun upaya tersebut, Kemenaker telah menjalin kemitraan dengan berbagai pihak. Mereka adalah Masyarakat Ekonomi Syariah, PT Telkom, Martha Tilaar, Perhimpunan Paricara Usada Indonesia, PT Panasonic, Bank Syariah Indonesia, Himpunan Kawasan Industri, Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia, PT Pegadaian, dan PT Polytron.

    (ROS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id