Bulog Perlu Diberi Kewenangan Penuh Salurkan Beras

    Antara - 26 Juni 2020 08:15 WIB
    Bulog Perlu Diberi Kewenangan Penuh Salurkan Beras
    Ilustrasi. FOTO: MI/BENNY BASTIANDY
    Jakarta: Perum Bulog diharapkan dapat diberikan kewenangan penuh dalam penyaluran beras seperti untuk program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dan kartu sembako. Hal itu sebagai upaya menyeimbangkan aktivitas penyaluran beras sekaligus berpotensi menghemat Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

    Anggota Komisi IV DPR Hermanto mendesak pemerintah memberi Bulog kewenangan penuh menyalurkan beras terutama untuk program BPNT, kartu sembako, dan beras untuk PNS, TNI, dan Polri. Menurut dia kewenangan penyaluran ini penting agar APBN yang dikeluarkan untuk beli beras tidak mubazir.

    "Saat ini, Bulog diberi dana dari APBN untuk beli beras tapi tidak disertai kewenangan menyalurkan. Akibatnya terjadi penumpukan stok beras di gudang. Karena lama disimpan maka terjadi penurunan kualitas," kata Hermanto, seperti dikutip dari Antara, Jumat, 26 Juni 2020.

    Kondisi tersebut, menurut dia, sudah terjadi karena beras tersimpan lama, terus mengalami penurunan kualitas dan mengalami pembusukan sehingga tidak dapat dikonsumsi oleh masyarakat. "Kalau beras sampai kedaluwarsa apalagi busuk maka biaya yang dikeluarkan untuk pemeliharaan dan sewa gudang jadi mubazir. Ini juga kemubaziran APBN," ucapnya.

    Ia mengingatkan bahwa terkait dampak pandemi, perlu kebijakan yang tepat agar APBN yang tersedia benar-benar digunakan secara efektif dan efisien. Dirinya memaparkan program beras sejahtera (rastra) yang dahulu menjadi pangsa pasar khusus bagi Bulog dalam menyalurkan berasnya, telah diganti dengan BPNT.

    Dalam program BPNT, lanjutnya, pemerintah tidak menugaskan secara langsung Bulog sebagai penyedia beras tunggal, tetapi hanya diimbau untuk memakai beras Bulog.

    Perum Bulog berencana untuk terus meningkatkan penyaluran beras komersial dalam BPNT. Tahun 2020 ini, Bulog menargetkan bisa menyalurkan beras BPNT kepada para penerima manfaat hingga 500 ribu ton.



    (ABD)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id