Pandemi Buat Penjualan Motor dan Mobil Merosot

    Annisa ayu artanti - 25 Juni 2020 13:27 WIB
    Pandemi Buat Penjualan Motor dan Mobil Merosot
    Ilustrasi. Foto: MI/Ramdani
    Jakarta: PT Tunas Ridean Tbk (TURI) menyatakan pandemi virus korona (covid-19) memberi dampak signifikan terhadap penjualan kendaraan bermotor nasional.

    Direktur Utama Tunas Ridean Rico Adisurja Setiawan mengatakan pada kuartal pertama tahun ini penjualan mobil baru tunas menurun 16 persen. Angka ini meningkat dari periode yang sama tahun sebelumnya yang hanya menurun 10 persen.

    "Pada kuartal I-2020 penjualan mobil baru Tunas menurun 16 persen menjadi 10.758 unit," sebut Rico dalam public expose virtual, Kamis, 25 Juni 2020.

    Ia menjelaskan penurunan penjualan tersebut selain karena dampak covid-19 di Tanah Air, juga karena kondisi pasar yakni intensitas persaingan yang meningkat dan musibah banjir yang sempat melanda di awal Januari 2020.

    Ia pun merinci penjualan mobil Tunas Toyota selama kuartal pertama 2020 menurun menjadi 6.369 unit. Sementara periode kuartal I-2019 mencapai 7.680 unit.

    Lalu penjualan mobil Tunas Daihatsu pada tiga bulan pertama merosot 16 persen. Dari kuartal I-2019 sebanyak 4.821 unit menjadi 4.068 unit.

    Sementara untuk penjualan mobil Tunas BMW pada kuartal I-2020 meningkat 10 persen. Dari 206 unit pada kuartal I-2019 menjadi 227 unit.

    "Peningkatan karena peningkatan seri tiga. Tunas BMW punya lima outlet," sebutnya.

    Sedangkan untuk penjualan sepeda motor Tunas Honda, lanjut Rico terjadi penurunan yang cukup dalam yakni 14 persen dari 56.846 unit menjadi 48.843 unit.

    "Penurunan ini karena kondisi pasar, dampak pandemi terhadap perekonomian mulai terjadi pada Maret 2020 yang berdampak pada perusahaan pembiayaan. Hal itu terdampak pada penjualan sepeda motor karena menggunakan skema kredit," jelasnya.

    Di sisi lain, Rico menjelaskan penurunan penjualan kendaraan bermotor ini sesuai dengan proyeksi Gaikindo yang menyatakan pada 2020 ini penjualan nasional mobil dan motor baru masing-masing akan turun.

    Untuk mobil diproyeksikan menjadi 600 ribu unit dan motor menjadi hanya empat juta unit. Sebelumnya data pada 2019 penjualan kedua jenis kendaran tersebut tercatat sebanyak 1,03 juta unit dan 6,48 juta unit. 

    (DEV)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id