Pertamina Tambah Pasokan BBM-LPG di Masa Darurat Covid-19

    Suci Sedya Utami - 26 Maret 2020 19:54 WIB
    Pertamina Tambah Pasokan BBM-LPG di Masa Darurat Covid-19
    Ilustrasi gas LPG 3 kilogram. Medcom.id/ Patricia Vicka.
    Jakarta: PT Pertamina (Persero) memastikan ketersediaan pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM) dan Liquefied Petroleum Gas (LPG) dalam kondisi aman, baik untuk saat ini maupun hari-hari ke depan di masa siaga covid-19.

    Vice President Corporate Communication Pertamina Fajriyah Usman mengatakan pasokan BBM dan LPG tersedia cukup aman untuk memenuhi kebutuhan energi sehari-hari. Saat ini, pasokan rata-rata nasional untuk BBM berada di level 23 hari dan stok LPG selama 17 hari.

    "Stok ini akan terus ditambah sesuai dengan jadwal suplai yang telah direncanakan berdasarkan tingkat konsumsi masyarakat di setiap wilayah," kata Fajriyah dalam keterangan resmi, Kamis, 26 Maret 2020.

    Fajriyah mengakui konsumsi BBM masyarakat memang terjadi penurunan seiring merebaknya covid-19. Tercatat sejak penerapan work from home 16 Maret 2020, secara umum konsumsi BBM turun delapan persen dari rata-rata normal harian (dari 134,87 ribu kiloliter/KL menjadi 123,74 ribu KL).

    Sementara konsumsi LPG subsidi 3 kg untuk pelanggan rumah tangga mengalami kenaikan 0,7 persen dari konsumsi normal harian 21,93 ribu metrik ton (MT) menjadi 22,10 ribu metrik ton. Sedangkan LPG rumah tangga nonsubsidi naik sebesar 5,4 persen dari konsumsi normal harian 2,05 ribu MT menjadi 2,16 MT. Hal ini menunjukkan terdapat peningkatan kesadaran masyarakat untuk menggunakan LPG nonsubsidi.

    Fajriyah menyampaikan dalam kondisi normal maupun darurat covid 19, Pertamina memastikan secara keseluruhan operasional produksi, pengolahan, distribusi, dan pemasaran produk Pertamina tetap berjalan dengan baik.

    Bahkah untuk mendukung kebijakan pembatasan aktivitas di luar rumah, Pertamina mengoptimalkan layanan pengantaran atau Pertamina Delivery Service melalui Call Center 135.

    Sebagai langkah antisipasi penyebaran virus, tambahnya, Pertamina juga menyemprotkan disinfektan pada tabung-tabung LPG, fasilitas SPBU dan penerapan prosedur tambahan untuk petugas SPBU seperti penggunaan masker, sarung tangan dan hand sanitizer.

    "Kami telah menerapkan kebijakan secara internal untuk pengaturan pekerja, dengan pekerja di dalam lingkungan operasional perusahaan tetap masuk, sementara untuk pekerja kantoran menjalankan work from home. Dengan kebijakan tersebut, kami memastikan pasokan BBM dan LPG akan aman ke depannya," jelas dia.



    (DEV)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id