KAI Usul Kenaikan Harga Tiket saat New Normal

    Annisa ayu artanti - 22 Mei 2020 17:07 WIB
    KAI Usul Kenaikan Harga Tiket saat <i>New</i> Normal
    Ilustrasi penumpang kereta api - - Foto: Medcom/ Gonti Hadi
    Jakarta: PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI mengusulkan kenaikan harga tiket kereta api jarak jauh saat Indonesia memasuki kondisi new normal.
     
    Direktur Utama KAI Didiek Hartanto mengatakan penyesuaian harga tiket perlu dilakukan karena okupansi penumpang saat new normal kemungkinan dibatasi menjadi 50 persen.

    "Kami akan berkomunikasi kemungkinan penaikan tarif," kata Didiek dalam video conference, Jumat, 22 Mei 2020.

    Didiek menyampaikan penyesuaian harga tiket tersebut hanya berlaku pada kereta api jarak jauh. Untuk kereta Jabodetabek atau commuter line masih akan memberlakukan tarif yang sama.
     
    "Kemungkinan kami akan ajukan kenaikan tarif untuk kereta jarak jauh saja. Kalau untuk commuter relatif tetap," ujarnya.
     
    Meski demikian, KAI tetap akan mematuhi protokol kesehatan virus korona (covid-19) selama masa new normal, seperti pemeriksaan suhu, pembersihan gerbong kereta setiap 30 menit, dan menugaskan petugas untuk selalu membersihkan barang-barang yang rentan dipegang oleh penumpang. Opsi ini masih dalam pembahasan dan bergantung pada keputusan dari Satgas Covid-19.
     
    "Ini masih dalam pembahasan. Ini tergantung satgas covid-19. Ini masih skenario. Adanya new normal ini, kami akan lihat perkembangan ketentuan pemerintah mengenai PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar)," tukasnya. 



    (Des)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id