Pemerintah Setop Sinyal di Gadget IMEI Ilegal

    Ilham wibowo - 16 September 2020 08:45 WIB
    Pemerintah Setop Sinyal di <i>Gadget</i> IMEI Ilegal
    Gedung Kementerian Perdagangan. FOTO: Setkab
    Jakarta: Pemerintah telah melakukan penghentian penuh perangkat telekomunikasi dengan International Mobile Equipment Identity (IMEI) yang tidak terdaftar. Pemblokiran jaringan dilakukan pada 15 September 2020 pukul 22.00 WIB.

    Kepala Biro Hubungan Masyarakat Kementerian Perdagangan Ari Satria memaparkan bahwa sistem Central Equipment Identity Register (CEIR) sebagai pusat pengolahan informasi IMEI telah dibangun oleh Asosiasi Telekomunikasi Seluler Indonesia (ATSI) untuk mengintegrasikan sistem Equipment Identity Register dari lima operator.

    Penyempurnaan sistem dilakukan terus menerus untuk menjamin kesiapan pengendalian IMEI. "Pada 15 September 2020 pukul 17.00 WIB sistem CEIR dan EIR telah selesai dilakukan proses stabilisasi sistem dan Pelaksanaan Pengendalian IMEI Nasional beroperasi sepenuhnya pada 15 September 2020 pukul 22.00 WIB," kata Ari, dalam keterangan tertulisnya, Rabu, 16 September 2020.

    Kebijakan pengendalian IMEI tersebut diselenggarakan bersama Kementerian Perindustrian, Kementerian Perdagangan, Kementerian Keuangan, Kementerian Komunikasi dan Informatika dan didukung seluruh operator telekomunikasi seluler.

    "Seluruh perangkat HKT yang IMEI nya tidak terdaftar di dalam sistem CEIR, tidak akan mendapatkan layanan jaringan perangkat telekomunikasi bergerak seluler," ujarnya.

    Sebelum pemblokiran penuh, pemerintah memberlakukan pengendalian untuk perangkat telekomunikasi jenis handphone, komputer genggam, dan komputer tablet pada 18 April 2020 sesuai Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika No 1 Tahun 2020 tentang Pengendalian Alat dan/atau Perangkat Telekomunikasi yang Tersambung ke Jaringan Bergerak Seluler Melalui IMEI.

    Dalam rangka perlindungan konsumen, pengendalian IMEI pada perangkat telekomunikasi yang  dibeli dan menggunakan perangkat yang memenuhi standar, sah atau legal dapat memberikan kepastian hukum kepada operator dalam menghubungkan perangkat yang sah ke jaringan telekomunikasi.

    Masyarakat yang akan membeli perangkat HKT terlebih dahulu memastikan IMEI-nya tercantum pada kemasan dan perangkat HKT serta mengecek IMEI perangkatnya di https://imei.kemenperin.go.id. Selanjutnya melakukan uji coba perangkat yang akan dibeli dengan memasukkan SIM card.

    "Pastikan perangkat tersebut mendapatkan sinyal dari operator. Jika tidak mendapat sinyal, patut diwaspadai bahwa perangkat tersebut tidak terdaftar," tuturnya.

    Untuk pembelian secara online, pastikan bahwa penjual menjamin IMEI perangkat sudah tervalidasi dan teregistrasi sehingga dapat digunakan. Pedagang offline maupun online bertanggung jawab terhadap HKT yang diperdagangkan.

    (ABD)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id