Banyak Investor Asing Tertarik Bangun Pembangkit Nuklir di Indonesia

    Suci Sedya Utami - 15 Oktober 2020 14:36 WIB
    Banyak Investor Asing Tertarik Bangun Pembangkit Nuklir di Indonesia
    Ilustrasi - - Foto: AFP
    Jakarta: Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Rida Mulyana mengungkapkan banyak investor asing yang tertarik membangun pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) di Indonesia.

    Namun, pengembangan nuklir dalam sektor kelistrikan masih menjadi pilihan terakhir lantaran dikategorikan dalam energi baru.

    "Kita sudah meng-consider. Kita juga sudah kedatangan banyak proposal dari luar negeri, dari negara-negara lain yang menawarkan ke kita agar kita bangun PLTN," kata Rida dalam sebuah webinar, Kamis, 15 Oktober 2020.

    Rida menjelaskan dari survei yang dilakukan bersama Badan Tenaga Nuklir Nasional (Batan), masih banyak masyarakat yang menolak pembangunan pembangkit nuklir. Dari 70 persen masyarakat yang setuju pembangunan PLTN, pemerintah tetap harus mempertimbangkan 30 persen yang keberatan.

    Menurutnya, pembangkit nuklir sudah lama digunakan di sektor kesehatan, pertanian maupun perkebunan. Sayangnya pemikiran masyarakat mengenai nuklir berkorelasi dengan bom atom yang terjadi di Hiroshima. Hal ini membuat masyarakat khawatir akan terjadi hal yang sama di Indonesia.

    "Kalau untuk pembangkit listrik orang masih cenderung mengasosiasikan nuklir sebagai bom. Itu yang membuat sebagian masyarakat masih resisten menolak," jelas Rida. 

    (Des)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id