Melihat Bagaimana Otot-otot Pertamina Cekatan Menahan Covid-19

    Ade Hapsari Lestarini - 15 Oktober 2020 17:13 WIB
    Melihat Bagaimana Otot-otot Pertamina Cekatan Menahan Covid-19
    Pertamina siaga covid-19 dengan menyediakan wastafel portabel bagi masyarakat. Foto: dok Pertamina.
    Jakarta: Pandemi covid-19 tak mengenal batas negara. Penyakit yang diakibatkan oleh virus korona ini menyerang secara cepat dan masif. Bak orang yang menjentikkan jarinya, virus ini terus menyebar ke seluruh dunia.

    Saat kasus covid-19 pertama diumumkan Presiden Joko Widodo pada 2 Maret 2020, masyarakat Indonesia pun terentak. Menanggapi "ancaman" ini, Jokowi pun menginstruksikan seluruh masyarakat untuk belajar dari rumah, bekerja dari rumah, hingga beribadah dari rumah untuk menghentikan penyebaran covid-19.

    Instruksi itu membuat perekonomian Indonesia melambat, walau tidak sampai berhenti. PT Pertamina (Persero) salah satu yang terdampak. Permintaan bahan bakar minyak (BBM) terganggu karena banyak orang beraktivitas dari rumah. Konsumsi lantas menurun.

    Enggan berlarut-larut, Pertamina pun bergerak cepat membantu pemerintah menangani penyebaran covid-19. Anak usaha Pertamina, Pertamedika, melalui salah satu Rumah Sakit (RS) yang dikelolanya, yakni RS Pertamina Jaya (RSPJ), mengalihfungsikannya diri menjadi salah satu RS khusus penanganan covid-19.

    "Pihak rumah sakit telah memberikan edukasi sehingga memberi ketenangan. Rasa was-was berlebihan juga bisa menganggu kesehatan. Saya lihat RSPJ telah mengantisipasi fenomena itu," ujar Menteri BUMN Erick Thohir pada 11 Maret 2020 lalu.

    Siaga covid-19

    Pertamina bersama 65 RS BUMN lainnya siaga membantu pemerintah dalam menangani covid-19. Otot-otot Pertamina juga langsung menjamin pasokan energi nasional aman dan mencukupi di seluruh wilayah Indonesia. Selain menghadapi pandemi covid-19, turunnya harga minyak mentah dunia juga menjadi tantangan tersendiri.

    Selain itu, Pertamina Group mengajak anak perusahaan, afiliasi, dan mitra bergerak cepat "menyelamatkan" masyarakat terdampak covid-19, pekerja sektor non-formal, serta para tenaga kesehatan.

    Kebutuhan utama bagi masyarakat dan tenaga kesehatan digulirkan, mulai dari masker, face shield, kacamata google, hazmat, handscoon, wastafel portabel, paket sembako/kesehatan, hand sanitizer, hingga RAISA (Robot Medical Assistant ITS-Unair).
     

    • Halaman :
    • 1
    • 2
    Read All


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id