Vaksinasi Covid-19 Perlu Diakselerasi Dorong Pertumbuhan Ekonomi

    Angga Bratadharma - 14 April 2021 14:49 WIB
    Vaksinasi Covid-19 Perlu Diakselerasi Dorong Pertumbuhan Ekonomi
    Ilustrasi. FOTO: Medcom.id



    Jakarta: Upaya memutus mata rantai penyebaran covid-19 harus didukung oleh semua pihak tanpa terkecuali agar aktivitas perekonomian bisa kembali bergerak dan mengembalikan pertumbuhan ekonomi seperti sedia kala. Salah satu yang perlu didukung adalah ikut serta dalam program vaksinasi covid-19.

    SehatQ, startup di bidang health tech, menjadi salah satu yang menggenjot program vaksinasi covid-19. SehatQ bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Banten menghadirkan sentra vaksinasi di pusat perbelanjaan QBig di BSD City, Tangerang. Kolaborasi ini merupakan bentuk akselerasi program vaksinasi covid-19 untuk masyarakat yang lebih luas.






    "Selain lansia, program vaksinasi covid-19 ini juga diperuntukkan para pekerja publik. SehatQ juga akan menambah program vaksinasi keliling terutama bagi zona merah atau wilayah yang menjadi prioritas atau rentan mengalami penyebaran covid-19 dengan cepat,” kata Head of Medical Services SehatQ Jolinda Johary, dalam keterangan resminya, Rabu, 14 April 2021.

    Program vaksinasi covid-19 bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang dan Kecamatan Pagedangan ini berlangsung pada Selasa, 6 April 2021, untuk pemberian dosis pertama dan 20 April 2021 bagi dosis kedua. Kedua dosis vaksin covid-19 ini diperuntukkan warga non-lansia.

    Sementara itu, warga lansia bisa memperoleh vaksin covid-19 dosis kedua di Puskesmas Pagedangan, terhitung 28 hari setelah pemberian dosis pertama. Melalui kerja sama ini, SehatQ memberikan kontribusi dalam bentuk layanan pendaftaran calon penerima vaksin serta tenaga kesehatan untuk melakukan pemeriksaan menjelang vaksinasi.

    Pemkab Tangerang menyampaikan apresiasi terhadap program vaksinasi covid-19 di wilayahnya tersebut. "Persiapan dan pelaksanaan vaksinasi covid-19 yang rapi dan lancar bersama SehatQ ini bisa menjadi contoh bagi program-program vaksinasi yang akan datang di berbagai lokasi lainnya,” ujar Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar.

    Meski demikian, kegiatan vaksinasi covid-19 harus tetap dilakukan dengan mengikuti protokol kesehatan 4M secara ketat, yaitu menjaga jarak, menghindari kerumunan, memakai masker, dan mencuci tangan dengan rutin.


    Sementara itu, Menko Maritim dan Investasi (Marves) Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan sebanyak lebih dari 12 juta masyarakat Indonesia sudah mendapatkan vaksin. Vaksinasi akan berdampak bagus bagi pemulihan ekonomi pascapandemi. "Sekarang telah tersuntik 12 juta lebih orang," kata Luhut.

    Ia mengatakan setiap hari sebanyak 50 ribu orang disuntikkan vaksin covid-19. Luhut mengakui memang implementasi tersebut masih jauh untuk mencapai total kebutuhan vaksin di tanah air yang mencapai 181 juta.  Hal ini dikarenakan Indonesia merupakan negara kepulauan, sehingga tidak mudah untuk menjangkau semua wilayah.

    "Karena negara kepulauan jadi enggak bisa dibandingkan dengan negara lain," tutur Luhut.


    Selain itu, lanjut Luhut, tidak hanya hambatan dari dalam negeri, namun juga dari luar negeri. Ia bilang pasokan vaksin di dunia kini mengalami sedikit masalah. Salah satunya di Eropa yang kekurangan vaksin. Demikian juga dari Amerika Serikat. Kendati demikian pemerintah tetap berupaya untuk mendapatkan tambahan pasokan vaksin dari sumber lainnya.

    "Kita menunggu dari sumber lainnya," pungkas Luhut.

    (ABD)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id