comscore

Proses Holding BUMN Jasa Survei Rampung

Husen Miftahudin - 15 Oktober 2021 20:24 WIB
Proses Holding BUMN Jasa Survei Rampung
Ilustrasi. Foto: Medcom.id
Jakarta: Direktur Utama PT Biro Klasifikasi Indonesia (Persero) Rudiyanto menyampaikan proses Holding BUMN Jasa Survei sudah selesai dan menunggu peresmian. Saat ini, ketiga perusahaan pelat merah yang tergabung dalam holding tersebut tengah berkolaborasi untuk menyelaraskan Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) Tahun 2022.

"Keberhasilan Holding Jasa Survei dalam mencapai target holding ini akan diingat atau dicatat sebagai entitas yang memberikan kontribusi bagi negara," ujar Rudiyanto dalam keterangan tertulisnya, Jumat, 15 Oktober 2021.

 



Adapun dalam Holding BUMN Jasa Survei terdiri dari PT Biro Klasifikasi Indonesia (Persero), PT Sucofindo (Persero), dan PT Surveyor Indonesia (Persero). Ketiga perusahaan tersebut kini menggelar Rapat Kerja (Raker) untuk menetapkan rencana kerja bersama 2022 dan harmonisasi strategi dan kegiatan operasional.

Pada Raker yang dihadiri seluruh kepala unit bisnis dan unit pendukung ketiga BUMN itu, target pendapatan Holding BUMN Jasa Survei pada 2022 secara konsolidasi naik sebesar 15 persen, dan proyeksi sampai 2024 secara konsolidasi lebih tinggi dengan keberadaan Holding BUMN Jasa Survei.

Di sisi lain, Direktur Utama PT Surveyor Indonesia (Persero) M Haris Witjaksono menyatakan bahwa pembentukan Holding BUMN Jasa Survei akan meningkatkan peluang bisnis dan efisiensi melalui sinergi, kolaborasi, dan integrasi.

"Dengan pembentukan holding ini akan ada penyesuaian struktur organisasi baru dengan menggunakan pendekatan Strategi Penguatan Portofolio Bisnis. Saya yakin kami bisa menjalankan mandat holding dari Kementerian BUMN untuk mencapai Top 5 di Pasar Regional," tegasnya.

Sementara itu, Direktur Utama PT Sucofindo (Persero) Mas Wigrantoro Roes Setiyadi juga senada. Ia mengatakan bahwa holding ini didirikan untuk memperbesar skala bisnis.

"Holding ini tidak hanya sekadar berbagi kue yang sudah ada. Kita harus jeli melihat peluang, tentunya peluang jasa yang belum dikerjakan sampai saat ini. Dengan keberadaan holding, kita dapat menggunakan sumber daya dan kompetensi bersama, sehingga peluang itu kita bisa raih," pungkas Mas Wigrantoro.

(DEV)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id