Kekhawatiran Inflasi hingga Ekonomi Indonesia Jadi Berita Terpopuler

    Arif Wicaksono - 07 Desember 2021 08:40 WIB
    Kekhawatiran Inflasi hingga Ekonomi Indonesia Jadi Berita Terpopuler
    IMF. Foto ; AFP.



    Jakarta: Inflasi yang kian tinggi sehingga membuat IMF meminta The fed percepat pengetatatan kebijakan moneter menjadi berita terpopuler kanal ekonomi Medcom.id kemarin.

    Berikut rangkuman berita ekonomi kanal ekonomi Medcom.id selengkapnya:

    1. Inflasi Kian Mengkhawatirkan, IMF Minta The Fed Percepat Pengetatan Kebijakan Moneter


    Dana Moneter Internasional atau International Monetary Fund (IMF) mengatakan Federal Reserve harus memperketat kebijakan moneter pada laju yang lebih cepat mengingat meningkatnya risiko inflasi. Hal itu dinilai penting guna meredam risiko lain yang bisa muncul dan memengaruhi pemulihan serta pertumbuhan ekonomi.
     
    The Fed memutuskan pada awal November untuk mulai mengurangi pembelian aset, yang mengacu pada pengurangan jumlah obligasi yang dibelinya, di akhir bulan ini dengan kecepatan USD15 miliar setiap bulan. Namun, dengan teridentifikasinya varian baru covid dan inflasi yang berjalan di atas target, IMF berpendapat langkah ini harus dipercepat.

     



    Berita selengkapnya di sini.

    2. Mantap! Ekonomi RI Tak Pernah Tumbuh di Bawah Perekonomian Dunia


    Kepala Badan Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Febrio Kacaribu mengatakan pertumbuhan ekonomi Indonesia tidak pernah berada di bawah perekonomian global dalam 20 tahun terakhir ini.
     
    "Kita selalu tumbuhnya di atas ekonomi global, hal itu yang membuat posisi Indonesia menjadi semakin kuat dan semakin strategis, sehingga posisi Indonesia dalam global sangat diperhitungkan," kata Febrio, dalam webinar Kontan bertajuk Presidensi G20-Manfaat bagi Indonesia dan Dunia, dilansir Antara, Senin, 6 Desember 2021.

    Berita selengkapnya di sini.

    3. Powell Mulai Berhenti Gunakan Istilah Sementara untuk Inflasi


    Presiden dan Manajer Portofolio Smead Capital Management Cole Smead menilai Ketua Federal Reserve Jerome Powell memilih pensiun menggunakan istilah 'sementara' untuk menggambarkan gerak inflasi dapat memiliki efek besar yang tak terduga pada aset berisiko.
     
    Mengutip CNBC International, Senin, 6 Desember 2021, Powell mengejutkan pasar awal pekan ini dengan mengubah nada inflasi yang sebelumnya konsisten dan memberi tahu Anggota Parlemen AS bahwa mungkin ini saat yang tepat untuk menghentikan kata 'sementara' dan mencoba menjelaskan lebih jelas apa yang dimaksud bank sentral AS.

    Berita selengkapnya di sini.

    4. Keren! Rupiah Jadi Salah Satu Mata Uang Terbaik di Asia


    Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Dody Budi Waluyo mengungkapkan rupiah saat ini menjadi salah satu mata uang terbaik di Asia, khususnya di antara negara-negara emerging Asia.
     
    "Jauh di bawah kita ada Thailand, Malaysia, hingga Singapura yang memiliki depresiasi nilai tukarnya hingga belasan persen, sedangkan kita hanya di kisaran 1,3 persen sampai 1,6 persen," kata Dody dalam webinar Kontan bertajuk Presidensi G20-Manfaat bagi Indonesia dan Dunia, dilansir Antara, Senin, 6 Desember 2021.

    Berita selengkapnya di sini.

    5. Warning! Bos IMF: Varian Omicron Dapat Perlambat Pertumbuhan Ekonomi Global


    Direktur Pelaksana International Monetary Fund (IMF) Kristalina Georgieva mengatakan varian baru covid-19 yang bernama Omicron dapat memperlambat pemulihan ekonomi global, seperti yang terjadi pada varian Delta. Hal tersebut tentu patut diwaspadai agar tidak memiliki dampak negatif lebih besar.
     
    "Varian baru yang mungkin menyebar sangat cepat dapat merusak kepercayaan dan dalam hal itu kami kemungkinan akan melihat beberapa penurunan proyeksi pertumbuhan ekonomi global pada Oktober kami," kata Georgieva, dilansir dari Channel News Asia, Senin, 6 Desember 2021.

    Berita selengkapnya di sini. 

    (SAW)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id