comscore

Sri Mulyani: Pemerintah Masih Nunggak Rp109 Triliun ke Pertamina dan PLN

Eko Nordiansyah - 28 Maret 2022 20:57 WIB
Sri Mulyani: Pemerintah Masih <i>Nunggak</i> Rp109 Triliun ke Pertamina dan PLN
Menteri Keuangan Sri Mulyani. Foto: Medcom.id/Khalisa.
Jakarta: Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan, pemerintah masih memiliki beban kompensasi energi kepada PT Pertamina (Persero) dan PT PLN (Persero). Total tunggakan yang belum dibayarkan pemerintah sampai dengan akhir tahun lalu mencapai Rp109 triliun.

"Secara total dalam hal ini pemerintah memiliki kewajiban Rp109 triliun sampai akhir 2021," kata dia dalam video conference, Senin, 28 Maret 2022.
Ia merinci, utang kompensasi ini berasal dari sisa kewajiban kompensasi yang belum dibayarkan sebesar Rp15,9 triliun sampai akhir 2020 atas kompensasi harga jual eceran (HJE) Bahan Bakar Minyak (BBM).

Sementara tahun lalu, pemerintah memiliki beban kompensasi yang belum dibayarkan berdasarkan review Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) sebesar Rp93,1 triliun terdiri dari Rp68,5 triliun kepada Pertamina dan Rp24,6 triliun kepada PLN.

"Untuk Pertamina, sebetulnya kita masih ada Rp15,9 triliun kewajiban kompensasi 2020 yang belum kita lunasi. Sekarang 2021, berdasarkan audit BPKP kita sudah terima, kompensasi akan melonjak yaitu untuk biaya kompensasi BBM Rp68,5 triliun itu tagihan Pertamina kepada kami dan listrik Rp26,4 triliun," ungkapnya.

Pada 2021 lalu, pemerintah telah membayarkan utang kompensasi sebesar Rp47,9 triliun. Pembayaran ini terdiri atas kompensasi kepada Pertamina sebesar Rp30 triliun dan PLN sebesar Rp17,9 triliun.

(AHL)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id