comscore

Populer Ekonomi: Respons Luhut Disindir Urusi Minyak Goreng hingga Subsidi Energi Pertimbangkan Kondisi Ekonomi

Angga Bratadharma - 26 Mei 2022 07:15 WIB
Populer Ekonomi: Respons Luhut Disindir Urusi Minyak Goreng hingga Subsidi Energi Pertimbangkan Kondisi Ekonomi
Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan. FOTO: Kemenko Kemaritiman dan Investasi
Jakarta: Sejumlah berita ekonomi pada Rabu, 25 Mei 2022, terpantau menjadi perhatian para pembaca Medcom.id. Berita itu mulai dari Kementan siapkan prosedur penyediaan hewan kurban untuk cegah infeksi PMK, perubahan skema subsidi energi mempertimbangkan kondisi ekonomi, hingga jawaban Menko Luhut diminta urusi minyak goreng.

Berikut rangkuman berita selengkapnya:

1. Cegah Infeksi PMK, Kementan Siapkan Prosedur Penyediaan Hewan Kurban

Kementerian Pertanian (Kementan) menyiapkan prosedur penyediaan hewan kurban sejak 14 hari sebelum Iduladha untuk menjamin keamanan dan kesehatan hewan dari penyakit mulut dan kuku (PMK) yang sedang mewabah.
Baca berita selengkapnya di sini

2. Dinyinyirin karena Urusi Minyak Goreng, Luhut Panjaitan Jawab Begini

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menanggapi nyinyiran soal dirinya yang ditunjuk mengurusi sengkarut minyak goreng di wilayah Jawa dan Bali oleh Presiden Joko Widodo.

Baca berita selengkapnya di sini

3. Perubahan Skema Subsidi Energi Pertimbangkan Kondisi Ekonomi

Kantor Staf Presiden (KSP) menyatakan kepastian perubahan skema subsidi energi akan disesuaikan dengan kondisi perekonomian terkini, serta kesiapan dari Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

Baca berita selengkapnya di sini

4. Peserta Kartu Prakerja Tidak Diseleksi Berdasarkan Besaran Upah

Kementerian Koordinator bidang Perekonomian menekankan bahwa program Kartu Prakerja tidak mensyaratkan besaran upah tertentu untuk menjadi peserta.

Baca berita selengkapnya di sini

5. Kurangi Ketergantungan Terigu, Pemprov Lampung Siap Geliatkan Tepung Singkong

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung siap untuk menggeliatkan dan meningkatkan produksi mocaf atau tepung singkong di daerahnya guna mengurangi ketergantungan akan tepung terigu.

Baca berita selengkapnya di sini

(ABD)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id