comscore

Pasar Tenaga Kerja Harus Terus Didukung untuk Pulih

Angga Bratadharma - 31 Desember 2021 10:40 WIB
Pasar Tenaga Kerja Harus Terus Didukung untuk Pulih
Ilustrasi. FOTO: Medcom.id
Jakarta: Pandemi covid-19 tak ditampik sangat berdampak bagi semua orang khususnya tenaga kerja di Indonesia dengan di 2020 sempat terjadi Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) besar-besaran. Karena itu, berbagai macam pihak diharapkan bisa turut berkontribusi agar pasar tenaga kerja bisa kembali pulih.

Lintasarta tahun ini memprioritaskan masyarakat terdampak covid-19 untuk mempersiapkan karirnya, baik mendapatkan pekerjaan baru yang lebih baik atau setelah mengalami PHK maupun membuka usaha lapangan pekerjaan baru di dunia digital. Hal itu dilakukan bersama Dicoding melalui kegiatan Graduation Lintasarta Digischool 2021.

Corporate Secretary General Manager Lintasarta Ade Kurniawan mengatakan dari hasil survei yang dilakukan kepada lulusan Lintasarta Digischool 2021 memperlihatkan sebanyak 71 persen merasa terbantu skill-nya terupgrade setelah mengikuti program di tengah kondisi yang belum menentu akibat pandemi.

 



Menurutnya, hal tersebut merupakan salah satu pencapaian menggembirakan dari program yang diselenggarakan di mana masih berlangsungnya pandemi covid-19 di 2021 ini. Namun, keberadaan virus mematikan itu bukan menjadi sebuah rintangan bagi generasi muda untuk memperdalam kemampuannya dalam bidang IT (Informasi Teknologi).

"Tidak ada yang tidak mungkin selama kita mampu beradaptasi dan mampu me-transformasi diri kita untuk tetap bisa maju mendukung cita-cita pemerintah untuk menjadikan Indonesia sebagai negara dengan ekonomi digital terbesar di Asia Tenggara," kata Ade, dalam keterangan tertulisnya, Jumat, 31 Deseber 2021.

Di sisi lain, Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G Plate akan mengebut pembangunan infrastruktur digital di Indonesia. Pembangunan infrastruktur digital ditargetkan kelar pada 2024. "Dengan munculnya covid-19, kita harus lakukan akselerasinya dilakukan di semua layer dan semua level di Indonesia," kata Johnny.

Pemerintah ingin pembangunan infrastruktur digital di Indonesia merata pada 2024. Transformasi digital harus sudah berlangsung dari lapisan paling hulu pada 2024. Johnny mengatakan Kominfo telah mengatur skema pembangunan infrastruktur digital dengan baik sampai 2024. Pemerintah memasang 359 ribu kilometer jaringan fiber optik di darat dan laut hingga 2021.
 
"Di 2022, kita masih membutuhkan penggelaran fiber optik di darat dan di laut untuk menghubungkan semua titik-titik, yang belum itu sepanjang sekitar 12.083 kilometer seluruhnya," ujar Johnny.
 
Johnny bakal terus menambah jaringan fiber optik. Pembangunan jaringan fiber optik merupakan tulang punggung pembangunan infrastruktur digital. "Dengan demikian, diharapkan penggelaran fiber optik dapat memungkinkan utilisasi infrastruktur tulang punggung nasional menjadi lebih baik," pungkas Johnny.


(ABD)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id