Iduladha, Kilang Cilacap Pastikan Suplai Produk BBM Tercukupi

    Annisa ayu artanti - 30 Juli 2020 21:55 WIB
    Iduladha, Kilang Cilacap Pastikan Suplai Produk BBM Tercukupi
    Ilustrasi. Foto: Dok.MI
    Jakarta: PT Pertamina (Persero) Refinery Unit IV Cilacap memastikan supply produk bahan bakar minyak (BBM) dari kilang miliknya tetap tercukupi selama Idul Adha 1441 Hijriah.

    Unit Manager Communication, Relations & CSR PT Pertamina (Persero) Refinery Unit IV Hatim Ilwan mengatakan, sebagai salah satu kilang yang dikelola Pertamina, kilang Cilacap memiliki peran strategis. Kilang Cilacap memiliki kapasitas olah crude (minyak mentah) mencapai 348 ribu barel per hari atau sekitar 33,4 persen dari kapasitas kilang nasional.

    "Dengan tetap menerapkan protokol covid-19 secara ketat dalam menjalankan operasinya, kilang terbesar yang dimiliki Pertamina ini juga akan tetap menjalankan operasionalnya guna memasok berbagai kebutuhan energi, khususnya BBM bagi masyarakat," katanya dalam keterangan tertulis yang dikutip Mmedcom.id, Kamis, 30 Juli 2020.
     
    Ia menjelaskan, hampir seluruh produk dihasilkan dari kilang yang beroperasi sejak 1976 ini. Mulai dari bahan bakar minyak (bbm), petrochemical dan lube base yang dijadikan bahan dasar pelumas.

    Untuk bbm, seluruh produk yang dijual oleh Pertamina diproduksi di unit pengolahan ini, seperti jenis gasoline yakni premium dan pertamax serta gasoil yakni solar dan dexlite, avtur, LPG, hingga bahan bakar boiler dan furnace serta marine fuel.
     
    "Khusus Pulau Jawa, kilang Cilacap memasok 60 persen kebutuhan BBM," ujarnya.

    Tak hanya menyediakan bagi kebutuhan Propinsi Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta dan Jawa Timur, produk BBM dari kilang Cilacap juga memenuhi konsumsi masyarakat Bali serta Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur.
     
    Adapun, pendistribusian produk-produk BBM dari kilang Cilacap dilakukan melalui jalur kapal laut atau lewat jaringan pipa.

    Untuk distribusi melalui jaringan pipa, produk kilang Cilacap disalurkan melalui dua ruas yakni ke arah timur melalui ruas pipa Cilacap-Rewulu (Yogyakarta) serta ke arah barat lewat ruas Cilacap-Padalarang (Jawa Barat).
     
    Hatim menyebutkan, hingga saat ini kilang Cilacap mampu menjaga stok seluruh jenis BBM berada di angka aman. Rata-rata stok BBM yang dimiliki kilang dengan dukungan sekitar 1.500 pekerja ini cukup untuk memenuhi kebutuhan konsumsi di level tujuh hari.

    "Bahkan khusus untuk jenis pertamina dex dan solar, ketahanan stoknya mencapai 11 hari," ujar Hatim.
     
    Saat ini, rincian stok premium berada di level 240 juta barel, pertamax 220 juta barel, pertadex 70 juta barel, solar 350 juta barel serta avtur di angka 165 juta barel.

    "Ini menjadi komitmen kami untuk selalu menjaga keamanan dan kehandalan produksi guna memenuhi kebutuhan energi masyarakat," tukas Hatim.

    (DEV)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id