KCI Desak Pelaku Usaha Atur Jam Kerja Karyawan

    Antara - 23 Juni 2020 15:48 WIB
    KCI Desak Pelaku Usaha Atur Jam Kerja Karyawan
    Ilustrasi. Foto: MI/Barry Fatahilah
    Jakarta: PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) mendesak para pelaku usaha, kantor-kantor, dan berbagai instansi untuk mengikuti Surat Edaran Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Nomor 8 tahun 2020 tentang Pengaturan Jam Kerja. Hal ini karena semakin melonjaknya jumlah penumpang Kereta Rel Listrik (KRL) dari hari ke hari di masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) pekan ketiga.

    "Dengan sistem kerja bertahap bagi para pekerja sesuai surat edaran tersebut, maka konsentrasi pengguna pada jam-jam sibuk dapat lebih tersebar dan pengguna dapat menghindari antrean di stasiun pada waktu tersebut," kata Komunikasi Perusahaan KCI Anne Purbaseperti dilansir dari Antara, Selasa, 23 Juni 2020.

    Dengan demikian, lanjut dia, para pengguna KRL juga dapat lebih aman dan lebih lancar dalam menggunakan KRL serta mengurangi waktu tunggu di stasiun

    Jumlah pengguna KRL Jabodetabek semakin meningkat pada pekan ketiga PSBB transisi ini yakni pada Senin, 22 Juni tercatat 356.215 pengguna, atau naik empat persen dibanding Senin, 15 Juni pekan lalu.

    Sementara pada Selasa, 23 Juni hingga pukul 12.00 WIB tercatat 158.665 orang telah menggunakan jasa KRL.

    Dengan semakin banyaknya jumlah pengguna, antrean di stasiun juga bertambah dan pengguna memerlukan waktu lebih lama untuk mengikuti penyekatan sebelum dapat naik ke dalam KRL.

    Dari data KCI, puncak jumlah pengguna pada pagi hari terjadi pada pukul 06.00-09.00 WIB dengan jumlah pengguna 125.143 orang.

    Sementara pada sore hari, waktu puncak kesibukan di KRL adalah pukul 16.00-19.00 WIB dengan jumlah pengguna 106.848 orang.

    "Dengan jumlah pengguna sekitar 350 ribu pengguna per hari di masa PSBB transisi ini, berarti 66 persen perjalanan pengguna terjadi pada jam-jam sibuk pagi dan sore hari tersebut. Antrean pengguna pun terjadi hanya pada jam-jam tersebut," ujar Anne.

    "Bila semakin banyak sektor perekonomian yang akan dibuka kembali dan semakin banyak masyarakat kembali beraktivitas, akan semakin banyak masyarakat yang membutuhkan transportasi publik termasuk KRL," kata Anne.

    Sementara, lanjut dia, dari segi frekuensi perjalanan KRL saat ini sudah maksimum sesuai kapasitas infrastruktur perkeretaapian yang tersedia. Di lintas Bogor/Depok saat ini PT KCI mengoperasikan 388 perjalanan dengan headway atau jarak antar kereta pada jam sibuk mencapai lima menit.

    Sedangkan di lintas Bekasi/Cikarang setiap harinya terdapat 166 perjalanan KRL, pada lintas Rangkasbitung/Maja/Parungpanjang/Serpong beroperasi 194 perjalanan, lintas Tangerang dilayani 88 perjalanan, di lintas Tanjung Priok beroperasi 56 perjalanan kereta, dan 46 perjalanan KRL melayani jalur pengumpan Jakartakota-Kampung Bandan.

    Secara keseluruhan setiap harinya KCI mengoperasikan 938 perjalanan dengan waktu operasional 04.00-21.00 WIB. 

    (DEV)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id