Merger BUMN Penerbangan-Pariwisata Harus Beri Perbaikan kinerja

    Antara - 09 Agustus 2020 18:44 WIB
    Merger BUMN Penerbangan-Pariwisata Harus Beri Perbaikan kinerja
    Rencana merger BUMN Penerbangan dan BUMN Pariwisata diharapkan dapat menghasilkan perbaikan kinerja. Foto: Antara/Fikri Yusuf
    Jakarta: Anggota Komisi VI DPR Amin Ak mengingatkan bahwa rencana penggabungan antara BUMN Penerbangan dan BUMN Pariwisata harus benar-benar dapat menghasilkan perbaikan kinerja berbagai BUMN terkait.

    Amin Ak mengapresiasi upaya pembenahan pengelolaan sektor pariwisata nasional yang kini menjadi andalan dalam mendulang devisa nasional. Namun, politisi Fraksi PKS itu menyatakan pemerintah perlu tetap memperhatikan induk usaha yang sehat dan kuat jika upaya pembentukan holding kemudian menjadi pilihan.

    "Usaha menyehatkan BUMN penting dilakukan untuk memberikan nilai tambah bagi BUMN khususnya, dan perekonomian nasional umumnya," kata dia seperti dilansir Antara, Minggu, 9 Agustus 2020.

    Amin juga berpendapat bahwa pemerintah layak belajar dari praktik holding BUMN yang selama ini sudah berjalan.

    Menurut dia, sejumlah holding yang ada saat ini hanya asetnya saja yang semakin besar, tapi dari sisi kinerja belum mengalami perbaikan sesuai harapan.

    Amin mengemukakan bahwa persoalan menurunnya kunjungan wisatawan, terutama wisatawan mancanegara, harus dilihat akar persoalannya.

    "Memperbaiki kinerja BUMN lewat holding penting, namun tangani dulu pandemi covid-19 secara benar agar wisman yakin bahwa Indonesia aman dari bahaya wabah," ujarnya.

    Menurut Amin, selain perbaikan kinerja BUMN, pembenahan manajemen pariwisata termasuk sistem pendukung serta sumber daya manusia juga mendesak dilakukan.

    Sebelumnya, Presiden Joko Widodo menginginkan ada lompatan di sektor pariwisata Indonesia yang disebutnya memerlukan dukungan manajemen terintegrasi.

    “Agar terjadi sebuah lompatan di sektor pariwisata juga pengelolaan ekosistem pariwisata dan pendukungnya,” kata Presiden Joko Widodo dalam Rapat Terbatas dengan topik Penggabungan BUMN di Sektor Aviasi dan Pariwisata di Istana Merdeka, belum lama ini.

    Jokowi menekankan pentingnya dukungan dari dunia aviasi atau penerbangan yang betul-betul harus didesain dengan manajemen yang lebih terintegrasi.

    Menurut Presiden, penerbangan harus lebih terkonsolidasi dari hulu sampai hilir.

    Jokowi menginginkan pula agar hal itu tersambung dengan manajemen destinasi, termasuk juga tersambung dengan manajemen hotel dan perjalanan, bahkan sampai kepada manajemen produk lokal dan industri kreatif.

    (DEV)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id