Airy Tutup, PHRI: Kemampuan Bertahan Industri Wisata Terbatas

    Antara - 02 Juni 2020 11:22 WIB
    Airy Tutup, PHRI: Kemampuan Bertahan Industri Wisata Terbatas
    Airy Rooms memutuskan tutup di tengah sulitnya kondisi ekonomi dampak dari covid-19. Foto: Airy Rooms
    Jakarta: Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Sumatra Selatan prihatin atas tutupnya usaha mitra bisnis pariwisata Airy Rooms akibat terdampak pandemi Corona Virus Disease 2019 (covid-19).

    "Dalam kondisi pandemi covid-19, bisnis pariwisata mengalami dampak yang serius, kegiatan wisata terhenti, pengunjung hotel dan restoran anjlok," kata Ketua PHRI Sumsel, Herlan Aspiudin seperti dilansir dari Antara, Selasa, 2 Juni 2020.

    Jika pandemi covid-19 ini tidak segera berakhir, dikhawatirkan akan banyak usaha terkait dengan sektor pariwisata memiliki nasib seperti agregator layanan akomodasi dan wisata itu.

    Dalam kondisi pasar yang sangat sulit sekarang ini, lanjut Herlan, berbagai aktivitas masyarakat dan ekonomi nyaris terhenti, pelaku usaha sektor pariwisata terutama anggota PHRI hanya berusaha bertahan.

    "Kemampuan bertahan memiliki waktu yang terbatas, jika kondisi sulit berlarut-larut bukanya tidak mungkin pemilik hotel dan restoran di daerah ini satu persatu menutup usahanya secara permanen seperti kebijakan manajemen Airy Rooms," katanya.

    Menurut dia, untuk bertahap hidup mengatasi anjloknya pengguna jasa hotel dan restoran, anggota PHRI Sumsel sejak tiga bulan terakhir hingga sekarang melakukan tindakan efisiensi seperti merumahkan sebagian karyawan, menutup tempat usaha sementara waktu, dan ada yang melakukan sistem buka tutup.

    Menghadapi kebijakan pemerintah menerapkan tatanan hidup kenormalan baru (new normal) di tengah pandemi covid-19, PHRI Sumsel berupaya memanfaatkan momentum itu dengan mulai melakukan berbagai persiapan untuk mengoperasikan tempat usaha yang selama ini tutup sementara.

    "Ratusan hotel dan restoran yang tutup sementara dampak covid-19 sejak Maret 2020 secara bertahap segera buka kembali ketika kenormalan baru diterapkan," ujarnya.

    CEO Airy Rooms Indonesia, Louis Alfonso Kodoatie memutuskan untuk menghentikan semua kegiatan operasionalnya, termasuk kemitraan dengan mitra properti di Indonesia, terhitung 31 Mei 2020
    .
    Setelah tanggal tersebut, segala jenis transaksi pembelian serta pemesanan akomodasi dan tiket pesawat tidak dapat dilakukan lagi melalui platform Airy (situs www.airyrooms.com dan aplikasi Airy) serta Online Travel Agent (OTA) yang bermitra dengan Airy.

    "Keputusan ini diambil dengan mempertimbangkan banyak hal, termasuk kondisi pasar yang nyaris tumbang akibat pandemi covid-19 serta tantangan ekonomi yang sangat berat. Tentunya kami sangat menyesal akan keputusan ini," uja Alfonso, melalui keterangan resminya belum lama ini. 



    (DEV)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id