KKP Dukung Ekspor Perdana Kepiting Bakau Hidup dari Papua

    Antara - 21 Oktober 2020 10:43 WIB
    KKP Dukung Ekspor Perdana Kepiting Bakau Hidup dari Papua
    Kepiting. Foto ; AFP.
    Jakarta: Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mendukung kesuksesan sejumlah pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) perikanan di Manokwari, Papua, yang berhasil melakukan ekspor kepiting bakau hidup perdana ke Singapura.

    "Ini tentu jadi kabar gembira bagi kita semua, kepiting bakau hidup dari Papua sudah bisa diekspor langsung ke Singapura," kata Kepala Badan Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM), Rina dikutip dari Antara, Rabu, 21 Oktober 2020.

    Ia memaparkan bahwa kegiatan tersebut merupakan yang pertama, serta biasanya UMKM perikanan di Manokwari tersebut hanya memasarkan produknya untuk pasar domestik. Sebagai permulaan, jumlah kepiting bakau hidup yang diekspor mencapai 120 ekor atau empat koli.

    Rina menambahkan dari kegiatan ini menunjukkan bahwa komoditas perikanan Indonesia begitu diminati di pasar internasional. Tak hanya itu, ujar dia, para pelaku UMKM juga bisa ekspor jika usaha mereka berbadan hukum seperti koperasi.

    "Kami berharap ini akan terus meningkat seiring dengan tingginya permintaan pasar. Kita juga membuka diri, jadi siapapun bisa ekspor," ucapnya.

    Saat ini, ekspor dari Manokwari ke Singapura masih harus melalui Jakarta terlebih dahulu. Rina pun memastikan jajarannya akan berupaya untuk melobi maskapai guna efisiensi rute sekaligus menghemat biaya transportasi.

    "Alat angkut komoditi tersebut adanya rute Manokwari-Jakarta-Singapura. Namun kedepannya akan dilakukan efisiensi rute agar lebih mempermudah dan menghemat biaya transportasi," jelas Rina.

    Sementara itu, Pjs Bupati Manokwari, Robert Rumbekwan mengapresiasi UMKM dan seluruh pemangku kepentingan, baik pemerintah maupun swasta yang turut terlibat menyukseskan ekspor tersebut.

    Dia mengutarakan harapannya agar kegiatan ekspor perikanan dari Manokwari terus berlanjut hingga berdampak positif terhadap perekonomian setempat.

    "Dengan adanya kegiatan ekspor di Manokwari dapat mendatangkan PAD (Pendapatan Asli Daerah) yang cukup besar," kata Robert.


    (SAW)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id