Stafsus Presiden Bantu Kementan Tingkatkan SDM Pertanian

    Gervin Nathaniel Purba - 13 Oktober 2020 20:25 WIB
    Stafsus Presiden Bantu Kementan Tingkatkan SDM Pertanian
    Ilustrasi. (Foto: Dok. Kementan)
    Jakarta: Staff Khusus (Stafsus) Presiden bidang Inovasi, Enterpreneurship, dan Milenial Billy Mambrasar menyatakan siap mendukung seluruh program Kementerian Pertanian (Kementan). Terutama meningkatan sumber daya manusia (SDM) pertanian dengan menarik minat generasi milenial. 

    “Saya siap mendukung seluruh program yang diusung oleh Kementan, khususnya untuk meningkatkan SDM. Terutama generasi milenial di sektor pertanian,“ ujar Billy Mambrasar saat melakukan pertemuan dengan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, di Kantor Pusat Kementan, Jakarta Selatan, dikutip keterangan tertulis, Selasa, 13 Oktober 2020.

    Dia mengungkapkan, pihaknya telah membuat rencana program untuk mendukung terlaksananya program petani milenial, seperti menciptakan program resonator atau pemimpin petani milenial yang dapat memodernkan pertanian, serta meningkatkan akses produk pertanian tersebut ke pasar di level desa.

    "Di tahap awal, kita akan menyasar pada provinsi krusial seperti Papua dan Kalimantan Tengah sebagai provinsi percontohan untuk menciptakan farming leaders di kalangan milenial, sehingga nantinya mereka diharapkan akan menularkan kepada jutaan milenial lainya di Indonesia," ujar Billy.

    Rencana awal program tersebut akan dilakukan di 10 provinsi melalui pelatihan kepada petani milenial. Dalam pelatihan tersebut, mereka bukan saja mendapatkan pemahaman terkait bagaimana meningkatkan produktivitas, tetapi juga cara mengakses pasar dari suatu komoditas dengan menggunakan teknologi digital seperti strat-up dan kerja sama dengan banyak mitra lainya. 

    "Dari 10 provinsi, ditargetkan akan mencetak 100 ribu petani milenial. Ke depan hasilnya tidak hanya untuk menyalurkan kebutuhan pangan nasional, tetapi juga berorientasi pada ekspor," kata Billy.

    Menurut Billy, generasi milenial harus kembali lagi kepada sektor pertanian saat ini, karena dalam kondisi krisis akibat pandemi covid-19 yang melanda Indonesia. Sektor pertanian merupakan sektor yang paling stabil, tingkat pertumbuhan di sektor pertanian paling tinggi dibanding sektor lainya, sehingga sektor ini terbukti menjadi sektor andalan. 

    Merujuk data Badan Pusat Statistik (BPS) pada kuartal II-2020, sektor pertanian menjadi penyumbang tertinggi pertumbuhan ekonomi nasional Indonesia dengan pencapaian 16,24 persen (q to q). Padahal, pandemi covid-19 belum juga usai dan sejumlah sektor lain pun masih cenderung terpuruk di tengah pertumbuhan ekonomi Indonesia turun sampai 4,19 persen (q to q), dan 5,32 persen (y-o-y).

    Selain itu nilai tukar petani (NTP) periode September 2020 mengalami peningkatan yang cukup signifikan. BPS mencatat, kenaikan terjadi sebesar 101,66 jika dibandingkan dengan NTP Agustus 2020 yang sebesar 100,65.



    (ROS)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id