11 Sektor Usaha Masih Kontraksi Meski Mengalami Perbaikan

    Eko Nordiansyah - 05 Mei 2021 14:29 WIB
    11 Sektor Usaha Masih Kontraksi Meski Mengalami Perbaikan
    Kepala BPS Suhariyanto - - Foto: MI/ Adam Dwi



    Jakarta: Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat ada 11 sektor lapangan usaha yang masih mengalami kontraksi pada kuartal I-2021. Sektor-sektor tersebut memang tumbuh negatif, namun mulai menunjukkan perbaikan.

    "Dari 17 sektor yang ada, ada enam sektor yang tumbuh positif. Sementara 11 sektor masih tumbuh negatif tapi cenderung membaik," kata Kepala BPS Suhariyanto dalam video conference di Jakarta, Rabu, 5 Mei 2021.






    Ia menambahkan struktur Produk Domestik Bruto (PDB) masih didominasi oleh lima sektor utama yaitu industri, pertanian, perdagangan, konstruksi, dan pertambangan yang mencapai 64,56 persen. Sayangnya hanya pertanian yang mencatat pertumbuhan 2,95 persen.

    Sementara empat sektor usaha lain penyumbang terbesar PDB masih mengalami kontraksi. Untuk industri tercatat mengalami kontraksi 1,38 persen, perdagangan kontraksi 1,23 persen, konstruksi kontraksi 0,79 persen, dan pertambangan kontraksi 2,02 persen.


    "Meskipun mengalami kontraksi, tapi secara umum kontraksinya membaik, menipis, tidak sedalam kontraksi di kuartal IV-2020. Artinya seluruh sektor menunjukan arah yang baik menuju pemulihan," ungkapnya.

    Adapun sektor usaha yang mencatatkan pertumbuhan positif di kuartal I-2021 adalah informasi dan komunikasi 8,72 persen, pengadaan air 5,49 persen, jasa kesehatan 3,64 persen, pengadaan listrik dan gas 1,68 persen, dan real estat 0,94 persen.

    Sedangkan sektor yang terkontraksi ada jasa pendidikan minus 1,61 persen, administrasi pemerintahan minus 2,94 persen, jasa keuangan minus 2,99 persen, jasa lainnya minus 5,15 persen, jasa perusahaan minus 6,1 persen, akomodasi dan makanan minuman minus 7,26 persen, serta transportasi dan pergudangan minus 13,12 persen.

    "Dengan melihat pergerakan ini, proses pemulihan ekonomi akan berbeda-beda antarprovinsi, antar sektor, dan subsektor. Sektor-sektor yang sangat tergantung pada mobilitas masyarakat seperti transportasi dan akomodasi tampaknya akan membutuhkan waktu yang lebih lama untuk bisa recovery," pungkas dia.

    (Des)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id