Kenaikan Bea Meterai Dongkrak Produktivitas UMKM

    Antara - 09 Oktober 2020 20:38 WIB
    Kenaikan Bea Meterai Dongkrak Produktivitas UMKM
    Ilustrasi bea meterai tunggal - - Foto: Antara/ Puspa Perwitasari
    Jakarta: Ekonom Bank Permata Josua Pardede menilai kenaikan bea meterai tunggal menjadi Rp10 ribu akan mendorong produktivitas Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). Pasalnya, kebijakan baru ini memberikan efektivitas dan penyederhanaan serta penyetaraan pengenaan pajak atas dokumen baik berbentuk kertas maupun digital.

    "Keberpihakan ini kita harap mendorong pertumbuhan kegiatan UMKM," katanya dikutip dari Antara, Jumat, 9 Oktober 2020.

    Tak hanya bagi pelaku UMKM, keringanan itu juga bisa dinikmati masyarakat karena perjanjian atau transaksi dengan nilai di bawah Rp5 juta tidak perlu menggunakan meterai.

    "Tarif tunggal bea meterai ini akan menjadi stimulus, keringanan kepada UMKM," imbuh Josua.

    Ia berharap pemerintah menggencarkan sosialisasi sehingga pada saat diimplementasikan, masyarakat sudah memahami penerapan baru tersebut.

    Sebelumnya, bea meterai ada dua tarif yakni Rp3.000 dan Rp6.000 dan mulai 1 Januari 2021 akan berlaku meterai tunggal Rp10.000. Undang-Undang (UU) Bea Meterai itu disahkan pada Selasa, 29 September 2020.  

    (Des)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id