comscore

Kemenaker Minta Lembaga Pelatihan Vokasi Tingkatkan Produktivitas Pekerja

Husen Miftahudin - 10 Desember 2021 10:04 WIB
Kemenaker Minta Lembaga Pelatihan Vokasi Tingkatkan Produktivitas Pekerja
Pendidikan Vokasi. Foto : Kemendikbud.
Jakarta: Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) mendorong lembaga pelatihan vokasi untuk meningkatkan produktivitas dan inovasi para pekerja. Hal tersebut dilakukan dengan mengadakan Pelatihan Vokasi Award 2021 bagi mitra dan insan pelatihan vokasi.

Pelatihan Vokasi Award 2021 menjadi ajang dalam rangka memberikan penganugerahan pada Lembaga Pelatihan Kerja, Lembaga Penyelenggara Pemagangan, Lembaga Sertifikasi Profesi-P2, Instruktur, Lulusan Pelatihan Terbaik, dan Insan Pionir Vokasi Indonesia.

 



"Selain menjadi ajang penganugerahan bagi elemen pelatihan vokasi yang sudah bekerja keras di masa pandemi, Pelatihan Vokasi Award juga menjadi agenda evaluasi agar lembaga-lembaga tersebut, instruktur, dan lulusan pelatihan terus berbenah, produktif dan berinovasi di masa pandemi," ucap Dirjen Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (Binalavotas) Kemenaker Budi Hartawan dalam siaran persnya, Jumat, 10 Desember 2021.

Menurut Budi, selain menjadi ajang penganugerahan bagi elemen pelatihan vokasi yang sudah bekerja keras di masa pandemi, Pelatihan Vokasi Award juga menjadi agenda evaluasi agar lembaga-lembaga tersebut, instruktur, dan lulusan pelatihan terus berbenah, produktif dan berinovasi di masa pandemi.

"Pelatihan Vokasi Award ini juga diharapkan menjadi titik awal dari penguatan kelembagaan pelatihan vokasi agar lebih tertata dan tetap melakukan pelatihan serta inovasi-inovasi baru di tengah pandemi covid-19," tuturnya.

Untuk kategori nominasi, penganugerahan Pelatihan Vokasi Award ini akan ditujukan kepada Balai Latihan Kerja Unit Pelaksanaan Teknis Pusat (BLK UPTP), Balai Latihan Kerja Unit Pelaksanaan Teknis Daerah (BLK UPTD), Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Swasta, Lembaga Pelatihan Kerja Perusahaan, Balai Latihan Kerja Komunitas (BLKK).

Kemudian Perusahaan Penyelenggara Pemagangan Dalam Negeri, Penyelenggara Pemagangan di Luar Negeri (Sending Organization), Lembaga Sertifikasi Profesi-P2, Instruktur, Lulusan Pelatihan, serta Insan Pionir Vokasi Indonesia.

Budi menerangkan bahwa kegiatan ini diselenggarakan secara terencana, sistematis, dan terpadu dengan pendekatan awareness, improvement, dan maintenance, melalui strategi dasar perbaikan sistem manajemen/birokrasi, pengembangan inovasi dan teknologi, pengembangan kualitas SDM, serta pengembangan budaya produktif.

Penentuan subjek sendiri dilakukan melalui penilaian dengan variabel manajemen pelatihan, manajemen SDM dan keuangan, manajemen pemasaran, manajemen kemitraan, manajemen alumni, capaian pembangunan zona integritas, penerapan 5S, dan kelengkapan proposal.

Sedangkan untuk kategori individu yakni administrasi, penilaian kinerja, penerapan 5S, kesehatan dan keselamatan kerja, penghargaan dan inovasi. Sedangkan untuk kategori alumni antara lain: kompetensi, link and match, dan entrepreneurship.

"Kegiatan Pelatihan Vokasi Award juga menjadi salah satu ajang konsolidasi nasional dalam penguatan lembaga penyelenggara pelatihan kerja, lembaga penyelenggara pemagangan, Lembaga Sertifikasi Profesi-P2, instruktur, lulusan pelatihan terbaik, dan insan vokasi Indonesia dalam membangun jaringan dengan dunia kerja," pungkas Budi.

(SAW)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id