Mentan Minta Badan Karantina Kawal Ekspor dan Lebih Kreatif Ciptakan Peluang

    Antara - 18 Oktober 2021 12:07 WIB
    Mentan Minta Badan Karantina Kawal Ekspor dan Lebih Kreatif Ciptakan Peluang
    Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo. FOTO: Kementan



    Kupang: Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo meminta jajaran Badan Karantina Pertanian (Barantan) untuk terus mengawal ekspor pertanian dan lebih kreatif menciptakan peluang. Harapannya sektor pertanian bisa terus tumbuh maksimal dan berkontribusi terhadap perekonomian Indonesia.

    "Selama tujuh hari, kita bisa mengekspor sebanyak Rp7,26 triliun. Semua ini bisa dilakukan karena kompak dan kerja keras semua jajaran Barantan," katanya, saat melakukan kunjungan kerja di Kota Kupang, NTT, dilansir dari Antara, Senin, 18 Oktober 2021.

     



    Syahrul mengharapkan jajaran Barantan bisa terus kreatif menciptakan peluang. Apalagi Barantan memiliki peran penting dalam lalu lintas ekspor-impor pertanian. Menurut Syahrul, kerja keras jajaran Barantan sudah terlihat dengan suksesnya Merdeka Ekspor yang diselenggarakan 15 Agustus lalu.

    "Banyak yang bisa kita lakukan. Untuk menjaga pintu negara, kita (Kementerian Pertanian) diwakili oleh Barantan. Tapi saya harapkan kawan-kawan tidak hanya sekedar menjaga pintu. Banyak yang bisa dilakukan sebagai sumbangsih kita untuk bangsa dan negara,” ujar dia.

    Selain mengawal ekspor pertanian, Syahrul juga berharap Barantan bisa menjaga produk-produk impor pertanian yang masuk ke Indonesia. Apalagi dirinya menyoroti adanya pihak-pihak yang mendukung impor.

    "Yang memikirkan impor tidak memikirkan orang lain. Dan kalian yang terdepan untuk menjaga itu," kata Syahrul.

    Lebih lanjut, Syahrul minta jajaran Barantan untuk tetap bersemangat bekerja. Ia tak menampik, masih ada pihak-pihak yang menyepelekan kerja para insan Pertanian, termasuk jajaran Kementan.

    "Orang kira mengurus pertanian biasa saja. Karena orang lain berpendapat seperti itu, kita pun pada akhirnya merasa biasa. Padahal mengurus pertanian itu menjamin kebutuhan pangan 273 juta orang Indonesia,” imbuh Syahrul.

    Untuk itu, dirinya berharap jajaran Barantan bisa terus bekerja dengan tulus dan ikhlas, serta berpegangan kepada standar operational procedure (SOP) berdasarkan tata kelola yang benar.

    "Pulang dari sini, saya minta teman-teman untuk ada kemauan dan semangat yang lebih kuat lagi. Kalau kita memiliki kemauan besar, saya yakin, pertanian Indonesia bisa menembus dunia,” pungkas Syahrul.
     

    (ABD)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id