KAI Siap Angkut LNG Milik PGN

    Suci Sedya Utami - 23 Juli 2021 13:42 WIB
    KAI Siap Angkut LNG Milik PGN
    Ilustrasi kereta barang mengangkut LNG - - Foto: dok KAI



    Jakarta: PT Kereta Api Indonesia/KAI (Persero) dan PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) akan mengoptimalkan pemanfaatan sarana dan prasarana angkutan kereta api dalam rangka pengembangan jaringan gas untuk sektor rumah tangga, termasuk komersial dan industri.

    Hal tersebut dibukukan dalam penandatanganan pokok-pokok perjanjian atau Heads of Agreement (HoA) tentang kerja sama penyediaan solusi energi berbasis gas bumi dan transportasi atau logistik berbasis kereta api.

     



    Penandatanganan pokok-pokok perjanjian tersebut dilakukan oleh Direktur Utama KAI Didiek Hartantyo dan Direktur Utama PGN M. Haryo Yunianto. Pada tahap awal, KAI dan PGN akan melaksanakan uji coba angkutan gas alam cair atau liquefied natural gas (LNG) menggunakan kereta api.

    "KAI siap mengangkut LNG milik PGN menggunakan kereta api dari berbagai stasiun ke tempat-tempat distribusi yang dimiliki PGN. Keunggulan angkutan barang menggunakan kereta api di antaranya adalah waktu pengiriman yang terjadwal, tepat waktu, lebih ramah lingkungan, serta aman," tutur Didiek, dalam keterangan resminya, Jumat, 23 Juli 2021.

    Untuk mempersiapkan angkutan LNG dengan kereta api, KAI akan memetakan jalur angkutan kereta api, data kebutuhan sarana dan prasarana, metode bongkar muat, dan lainnya. Sedangkan PGN akan memetakan profil demand pelanggan, melakukan analisis dan merekomendasikan kebutuhan infrastruktur di sepanjang mata rantai penyaluran LNG, dan lainnya.

    Didiek mengatakan, dalam melakukan perencanaan dan persiapan pelaksanaan rencana kerja sama dengan tetap memperhatikan ketentuan perundang-undangan yang berlaku dan prinsip-prinsip tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance).
     

    "KAI sendiri sudah mendapatkan izin khusus dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan untuk mengangkut B3 (Bahan Berbahaya dan Beracun) kategori DG class dua yakni berupa gas," jelas Didiek.

    Di samping rencana angkutan LNG menggunakan kereta api, KAI dan PGN juga akan melaksanakan kerja sama dalam hal penyediaan solusi energi berbasis gas bumi oleh PGN kepada KAI dalam rangka konversi bahan bakar non gas pada sarana KAI.

    "KAI juga bersama-sama PGN akan terus mengkaji dan mengujicobakan penggunaan bahan bakar gas ke kereta pembangkit yang dimiliki KAI," ujar Didiek.

    Didiek menambahkan, sinergi BUMN ini diharapkan akan memberikan nilai tambah bagi kedua perusahaan, mampu memberikan kemanfaatan bagi masyarakat luas, serta membantu pemulihan perekonomian nasional kedepannya melalui distribusi logistik yang dapat diandalkan.


    (Des)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id