Manajemen Pertamina EP Monitor Aktivitas Operasi via Virtual

    Husen Miftahudin - 04 Juli 2020 10:06 WIB
    Manajemen Pertamina EP Monitor Aktivitas Operasi via Virtual
    Ilustrasi Foto: Medcom.id/Suci Sedya Utami.



    Jakarta: Direktur Utama PT Pertamina EP Eko Agus Sardjono memastikan aktivitas operasi di lapangan tetap berjalan meski adanya pandemi covid-19. Pun demikian dengan kegiatan monitoring manajemen terhadap aktivitas operasi melalui Management Walktrough (MWT) yang juga tetap berlangsung.

    "Bila sebelum pandemi direksi dan manajemen PT Pertamina EP berkunjung secara langsung ke area operasi, kini MWT dilakukan melalui virtual," ujar Eko, dalam keterangan tertulis yang diterima Medcom.id, Sabtu, 4 Juli 2020.

     



    MWT virtual kali ini dilakukan ke Poleng Field. Selain Eko, hadir pula SVP HSSE PT Pertamina (Persero) sekaligus Direktur Human Capital PT Pertamina Hulu Energi Lelin Eprianto, VP Strategic Planning Risk Management PT Pertamina EP Asep Samsul Arifin, Asset 4 General Manager Agus Amperianto, FM Poleng Field Rachmad Dwi Laksono beserta manajemen Asset 4 dan Poleng Field.

    "Dalam kesempatan ini saya mengimbau perihal aspek safety, tujuan kita bersama adalah peningkatan produksi dan zero accident. Saya minta agar maintenance terhadap fasilitas produksi dijaga dan terapkan HSSE Golden Rules," tegas Eko.

    Selain itu, Eko juga meminta agar protokol covid-19 dipatuhi secara ketat. Kemudian meminta untuk menerapkan Perilaku Hidup Bersih Sehat (PHBS).

    "Yang paling penting dan wajib dilakukan adalah pakai masker, rajin cuci tangan, dan terapkan physical distancing. Kalau tidak penting, lakukan meeting dengan virtual saja," ungkapnya.

    Sementara itu, SVP HSSE PT Pertamina (Persero) Lelin Eprianto menyampaikan bahwa aspek safety harus melekat dan menjadi budaya bagi setiap orang. "Safety is number one, maka lakukan pengamatan secara lebih jeli, dan tuangkan hasil pengamatan tersebut dalam PEKA. Apabila PEKA sudah ditindaklanjuti, maka peluang terjadinya incident bahkan fatality bisa dihindari," jelas Lelin.

    Dalam kesempatan MWT tersebut, Asset 4 General Manager Agus Amperianto menjelaskan area Poleng Field memiliki tiga platform produksi, yaitu BW, CW, dan DW. Total sumur yang sudah dibor sebanyak 28 sumur dengan sembilan sumur produksi.

    Produksi Poleng saat ini mencapai 2.698 BOPD dan gas mencapai 4,9 MMSCFD. Capaian ini lebih tinggi dibandingkan dengan masa awal pengambilalihan kelola Poleng Field dari operator sebelumnya pada 2013 dengan rata-rata 2.030 BOPD.

    "Alhamdulillah kami bisa mempertahankan bahkan meningkatkan produksi di Poleng Field dibandingkan ketika sebelum alih kelola dari operator sebelumnya. Saat ini capaian kinerja berada di posisi 98 persen dari target KPI 2020. Insyaallah di semester II-2020 kami bisa memenuhi target tersebut," tutup Agus.

    (ABD)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id