Pelaku Usaha Didorong Miliki Bisnis Berkelanjutan

    Angga Bratadharma - 22 September 2020 14:44 WIB
    Pelaku Usaha Didorong Miliki Bisnis Berkelanjutan
    Ilustrasi. FOTO: Medcom.id
    Jakarta: TIBCO Software Inc terus mendukung para pelaku usaha memiliki bisnis yang berkelanjutan dengan harapan perusahaan bisa terus berkembang di tengah sengitnya persaingan bisnis sekarang ini. Bahkan, penggunaan teknologi dalam aspek bisnis menjadi penting yang salah satunya untuk mencari solusi dari pandemi covid-19.

    Karenanya, SVP EMEA & APJ TIBCO Software Erich Gerber berupaya membantu agar hal yang tidak mungkin menjadi mungkin. Adapun teknologi memungkinkan pelaku usaha untuk melihat lebih jauh ke masa depan sehingga mereka dapat mengoptimalkan kedekatan kepada konsumen.

    "Meningkatkan operasional yang lebih baik, dan menemukan kembali model bisnis mereka. Kita menjadi lebih baik jika kita bersama," kata Gerber, dalam sebuah konferensi pers virtual, di sela-sela TIBCO NOW™ conference, Selasa, 22 September 2020.

    Menurutnya tantangan yang dihadapi bisa diselesaikan dengan teknologi. Bahkan penggunaan teknologi mampu menghubungkan pelaku usaha atau lebih mendekatkan diri kepada konsumen. Adapun sekarang ini para pelaku usaha dapat memaksimalkan aktivitas bisnisnya dengan teknologi di tengah pandemi covid-19 yang menekan perekonomian.

    "Misi kita memecahkan tantangan manusia yang berarti dengan teknologi. Kami mendorong inovasi berkelanjutan dengan kerangka kerja teknologi yang mendukung kebutuhan pelanggan untuk penemuan kembali bisnis yang berkelanjutan. Kami mengubah data menjadi aset, informasi menjadi pengalaman, dan membantu perusahaan berkembang," ucapnya.

    Adapun saat ini perkembangan dan pentingnya teknologi semakin meningkat yang mengartikan kemampuan di bidang Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM) juga semakin dibutuhkan. Kemampuan dan pengetahuan ini adalah hal fundamental untuk mendukung industri 4.0 di Indonesia.
     
    Diprediksikan pada 2030, Indonesia akan membutuhkan sembilan juta talenta digital dan secara terus menerus tersedia kesempatan untuk mengembangkan inovasi digital, mengatasi cybersecurity, dan berbagai kesempatan pekerjaan lainnya di era digital. Kesemuanya tentu harus dipersiapkan sedari dini agar Indonesia bisa mengambil peluang.
     
    "Saat ini, terdapat urgensi untuk meningkatkan kemampuan masyarakat agar dapat berpartisipasi dalam ekonomi digital," kata Division President, Southeast Asia Emerging Markets, Mastercard Safdar Khan.

    Berangkat dari hal itu, tambahnya, Mastercard aktif membuat dan mengimplementasikan inisiatif-inisiatif yang dapat menjembatani kesenjangan keterampilan digital dan memungkinkan semua orang untuk dapat terlibat dalam ekonomi digital, di manapun mereka berada. Adapun Sumber Daya Manusia (SDM) di Indonesia tentu harus siap menghadapi era digital.
     
    "Untuk mewujudkan hal tersebut, Mastercard bangga dapat berkolaborasi dengan Yayasan Cinta Anak Bangsa (YCAB), Kementerian Komunikasi dan Informatika, serta Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, untuk mendukung edukasi di bidang STEM bagi anak-anak perempuan di Indonesia, melalui program Girls4Tech," pungkasnya.

    (ABD)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id