April 2020, Impor Komponen Bahan Baku Turun 9%

    Ilham wibowo - 15 Mei 2020 14:10 WIB
    April 2020, Impor Komponen Bahan Baku Turun 9%
    Ilustrasi. Foto: Antara/Adeng Bustomi
    Jakarta: Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat impor menurut penggunaan barang terutama komponen bahan baku mengalami penurunan pada April 2020 sebesar sembilan persen. Penurunan impor juga terjadi pada kelompok barang konsumsi sebesar 4,04 persen.

    "Apabila dibandingkan dengan bulan sebelumnya, selama April 2020 nilai impor bahan baku/penolong mengalami penurunan sembilan persen atau USD925,2 juta. Sementara nilai impor barang modal meningkat sembilan persen atau USD162,1 juta," kata Kepala BPS dalam pemaparan secara virtual, Jumat, 15 Mei 2020.

    Secara akumulatif Januari-April 2020, nilai impor ketiga golongan penggunaan barang ekonomi mengalami penurunan 7,78 persen (USD4.360,7 juta) jika dibanding periode yang sama tahun sebelumnya. Penurunan terjadi pada golongan barang konsumsi USD0,8 juta (0,02 persen), bahan baku/penolong USD3,073,6 juta (7,30 persen), dan barang modal USD1.286,3 juta (14,12 persen).

    Adapun secara keseluruhan nilai impor Indonesia April 2020 mencapai USD12,54 miliar atau turun 6,10 persen dibanding Maret 2020. Demikian juga apabila dibandingkan April 2019 turun 18,58 persen.

    "Komposisi impor tidak berubah, masih dominiasi bahan baku penolong 74,63 persen, barang modal 15,66 persen dan konsumsi 9,71 persen,” ucap Suhariyanto.

    Impor nonmigas April 2020 mencapai USD11,68 miliar atau turun 0,53 persen dibanding Maret 2020 dan jika dibandingkan April 2019 juga turun 11,24 persen.  Impor migas April 2020 mencapai USD0,85 miliar atau turun 46,83 persen dibanding Maret 2020, serta turun 61,78 persen dibandingkan April 2019.

    Penurunan impor nonmigas terbesar April 2020 dibanding Maret 2020 yakni golongan logam mulia, perhiasan/permata sebesar USD225,2 juta (91,54 persen). Sedangkan peningkatan terbesar yakni golongan ampas/sisa industri makanan sebesar USD143,8 juta (72,41 persen).

    Tiga negara pemasok barang impor nonmigas terbesar selama Januari-April 2020 ditempati oleh Tiongkok dengan nilai USD12,66 miliar (27,81 persen), Jepang USD4,81 miliar (10,57 persen), dan Singapura USD2,94 miliar (6,46 persen). Kemudian impor nonmigas dari ASEAN USD9.190,8 juta (20,19 persen), sementara dari Uni Eropa USD3.739,4 juta (8,22 persen).
     



    (DEV)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id