Gandeng Alchemist Metal dan Gunbuster Nickel, Antam Inisiasi Pemurnian Nikel

    Annisa ayu artanti - 07 Mei 2021 19:28 WIB
    Gandeng Alchemist Metal dan Gunbuster Nickel, Antam Inisiasi Pemurnian Nikel
    Ilustrasi pekerja berada di dekat tungku pembakaran biji nikel - - Foto: Antara



    Jakarta: PT Aneka Tambang Tbk (ANTM), anggota MIND ID, BUMN Holding Industri Pertambangan menandatangani Heads of Agreement (HoA) pengembangan bisnis pemurnian nikel dengan Alchemist Metal Industry Pte, Ltd. dan PT Gunbuster Nickel Industry.

    HoA tersebut menandai inisiasi ekosistem bisnis pemurnian nikel baru bagi Antam di Konawe Utara dan Morowali Utara, Sulawesi Tenggara. Serta menjadi tonggak sejarah baru Grup MIND ID dalam memaksimalkan nilai tambah sumber daya nikel yang dimiliki Indonesia.

     



    Menteri Investasi Bahlil Lahadalia mengatakan pemerintah mendukung adanya perjanjian tersebut sebagai upaya meningkatkan nilai tambah komoditas nikel.

    "Dalam mewujudkan transformasi ekonomi Indonesia, orientasi hilirisasi menjadi aspek yang penting karena mampu mendatangkan investasi. Kerja sama ini merupakan hal positif bagi Antam sebagai perusahaan yang berpengalaman di bidang pertambangan untuk meningkatkan nilai tambah komoditas nikel." ujar Bahlil dalam keterangan tertulis, Jumat, 7 Mei 2021.

    Wakil Menteri BUMN I Pahala N Mansury mendorong MIND ID untuk terus melakukan hilirisasi. Sebab, dalam mewujudkan transformasi Indonesia di masa depan dapat dilakukan melalui pengelolaan sumber daya alam terletak pada hilirisasi.

    "Kerja sama antara Antam dan mitra merupakan kolaborasi win-win, sehingga penanaman modal yang masuk ke Indonesia menjadi kontributor pendorong transformasi ekonomi. Dalam empat tahun mendatang, BUMN industri tambang diharapkan menjadi salah satu anchor untuk mendatangkan investasi ke Indonesia," jelas Pahala.

    Grup CEO MIND ID Orias Petrus Moedak menyebut kesepakatan akan meningkatkan nilai tambah komoditas mineral sehingga mengoptimalkan kontribusi perusahaan bagi negara.

    Ia menilai Antam memiliki portofolio nikel yang solid dan berpengalaman lebih dari lima dekade dalam mengelola mineral nikel dari hulu ke hilir. Sementara, mitra dalam perjanjian ini memiliki teknologi pemrosesan dan pemurnian yang diperlukan sekaligus menyerap produk olahan nikel yang dihasilkan.

    "Ekosistem ini merupakan peluang bisnis baru bagi Antam mulai dari pengembangan proyek penambangan bijih nikel hingga proyek smelter yang menghasilkan feronikel atau nickel pig iron," ucap Orias.

    Seperti diketahui, kerja sama dengan mitra strategis ini memungkinkan Antam untuk mendapatkan manfaat yang optimal karena para pihak akan berperan sesuai porsi kepemilikan saham baik di bisnis hulu dan di bisnis hilir.

    Di hulu, Antam akan bekerjasama dengan mitra untuk melakukan operasi penambangan. Hasil produksi bijih nikel akan dijual ke smelter sesuai dengan harga patokan mineral. Di hilir, Antam akan memiliki saham pada proyek smelter ketika pabrik beroperasi secara komersial.

    Proyek pengembangan dan pengoperasian smelter terdiri dari tiga lines dengan masing-masing 45 MVA smelter nikel dan kapasitas pembangkit listrik 135 MW. MIND ID akan terus berfokus pada ekspansi pengolahan mineral ke hilir, perluasan basis cadangan dan sumber daya, dan menjalin kemitraan untuk mengembangkan produksi mineral olahan baru dari cadangan yang ada.


    (Des)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id