5 Terpopuler Ekonomi: Target Kapasitas PLTS Atap hingga Usaha Besar Lebur dengan UMKM

    Ade Hapsari Lestarini - 18 Januari 2021 07:48 WIB
    5 Terpopuler Ekonomi: Target Kapasitas PLTS Atap hingga Usaha Besar Lebur dengan UMKM
    Ilustrasi PLTS. Foto: Medcom.id/Annisa Ayu.



    Jakarta: Berita terpopuler ekonomi Medcom.id pada Minggu, 17 Januari 2021 memiliki beberapa topik yang menarik perhatian pembaca.

    Salah satunya yakni revisi aturan penggunaan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Atap atau rooftop solar panel. Kemudian BKPM berencana untuk melebur 56 usaha besar dengan 196 Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) pada Senin, 18 Januari 2021.






    Berikut lima berita terpopuler kanal ekonomi Medcom.id kemarin:

    1. Revisi Aturan, Target Kapasitas PLTS Atap Meningkat Drastis

    Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) tengah merevisi aturan penggunaan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Atap atau rooftop solar panel. Perubahan regulasi yang ditargetkan rampung pada kuartal I tahun ini diharapkan menjadi pendorong peningkatan kapasitas PLTS Atap.

    Mengutip data Direktorat Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (Ditjen EBTKE)  Minggu, 17 Januari 2021, kapasitas terpasang PLTS Atap hingga akhir 2020 mencapai 13,4 megawatt (MW).

    Baca berita selengkapnya di sini

    2. BKPM 'Kawinkan' 56 Usaha Besar dengan 196 UMKM

    Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) akan menggelar acara penandatanganan komitmen kerja sama antara 56 usaha besar dengan 196 Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) pada Senin, 18 Januari 2021.

    Program tersebut diselenggarakan untuk menegaskan kembali pentingnya kemitraan antara investasi yang dilakukan oleh pengusaha besar nasional maupun asing, dengan pengusaha nasional yang ada di daerah atau UMKM lokal di wilayah proyek investasi.

    Baca berita selengkapnya di sini

    3. Kendari Luncurkan Aplikasi E-commerce KSPro Dukung Produk UMKM

    Pemerintah Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, meluncurkan aplikasi e-commerce KSPro untuk mendukung para pelaku Usaha Kecil Mikro dan Menengah (UMKM) di daerah itu dalam memasarkan produk.

    "Aplikasi ini sangat bermanfaat pada proses pemasaran produk di tengah pandemi covid-19 saat ini, di mana proses transaksi langsung antara pelaku usaha dan konsumen dibatasi," kata Wali Kota Kendari, H Sulkarnain Kadir, dikutip dari Antara, Minggu, 17 Januari 2021.

    Baca berita selengkapnya di sini

    4. Gappri Dukung Bea Cukai Berantas Rokok Ilegal

    Ketua Umum Perkumpulan Gabungan Perserikatan Pabrik Rokok Indonesia (Gappri) Henry Najoan menyatakan dukungannya terhadap langkah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) yang menyita 7,2 juta batang rokok ilegal yang diselundupkan di perairan Riau.

    Gerak cepat DJBC yang berhasil menggagalkan penyelundupan yang berpotensi menimbulkan kerugian negara hingga sebanyak Rp7,6 miliar itu menjadi jaminan bagi para pelaku usaha untuk tunduk pada peraturan perundang-undangan.

    Baca berita selengkapnya di sini

    5. Jangan Tertipu! Pembukaan Pendaftaran Gelombang XII Kartu Prakerja Hoaks

    Informasi terkait pendaftaran gelombang XII Kartu Prakerja yang beredar di masyarakat dinyatakan kabar bohong alias hoaks.

    "Satu minggu belakangan ini beredar pesan bahwa gelombang XII Program Kartu Prakerja telah dibuka. Pesan ini adalah hoaks yang bermaksud mengelabui masyarakat dan mencuri data pribadi," jelas Head of Communication Manajemen Pelaksana Kartu Prakerja Louisa Tuhatu, dikutip dari Mediaindonesia.com, Minggu, 17 Januari 2021.

    Masyarakat diimbau untuk berhati-hati dan tidak memberikan informasi pribadi ke dalam situs yang bukan milik manajemen pelaksana. Adapun situs resmi manajemen pelaksana dari pemerintah ialah www.prakerja.go.id.

    Baca berita selengkapnya di sini

    (AHL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id