DPR Desak Pembentukan Big Data UMKM

    Ilham wibowo - 13 November 2020 15:49 WIB
    DPR Desak Pembentukan <i>Big</i> Data UMKM
    Ilustrasi Big Data UMKM - - Foto: Grafis Medcom
    Jakarta: Komisi VI DPR RI mendesak pemerintah segera membentuk big data atau pusat data terpadu Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). Hal ini akan mempermudah pengambil kebijakan yang mendukung sektor tersebut.

    Anggota Komisi VI DPR RI Rudy Mukhtarudin mengatakan kendala penyaluran bantuan serta pemberdayaan UMKM selama ini berada pada sumber data pengusaha mikro dan kecil yang tidak sinkron antarinstansi dan lembaga.

    “Kesulitan hari ini banyaknya bantuan UMKM overlap, orangnya itu-itu juga yang mendapat bantuan tapi sumber datanya macam-macam, sehingga kita sulit bikin database yang akurat dan mudah dicari," ujar Rudy melalui keterangan tertulis, Jumat, 13 November 2020.  

    Dia menyebut pendataan UMKM yang parsial diperparah dengan buruknya kualitas pencatatan pelaku usaha mikro dan kecil. Hal ini membuat banyak pelaku usaha yang seharusnya tidak terdaftar sebagai UMKM akhirnya masuk kelompok ini.

    Untuk mengatasi sengkarut persoalan data tersebut, Rudy mendorong agar reformasi pendataan pelaku UMKM segera dilakukan. Perbaikan bisa dilakukan dengan melibatkan seluruh instansi dan lembaga yang bersinggungan dengan pemberdayaan UMKM.

    Pembuatan pusat data UMKM terpadu harus segera dilakukan agar pembiayaan, pendampingan, dan pemberdayaan pelaku usaha mikro serta kecil bisa terintegrasi. Pusat data terpadu bisa meminimalisir potensi tumpang tindih program pemberdayaan atau penyaluran bantuan bagi UMKM.

    “Penting bagi kita untuk segera melakukan reformasi besar-besaran terhadap update database UMKM Indonesia, sehingga jika diperlukan data tersebut cepat kita dapatkan dan tepat sasarannya, dan pembinaan jadi lebih gampang kita untuk menyisirnya,” tuturnya.
     

    (Des)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id