Pupuk Indonesia Realisasikan Program ATM Pertanian

    Husen Miftahudin - 04 Juli 2020 09:01 WIB
    Pupuk Indonesia Realisasikan Program ATM Pertanian
    Foto: dok MI.
    Jakarta: PT Pupuk Indonesia (Persero) merealisasikan penyaluran bantuan beras bagi masyarakat terdampak covid-19 melalui program ATM Pertanian Sikomandan. Pada periode 15 Mei-24 Juni 2020 perseroan sudah memasok sebanyak 483 ton beras.

    Program ATM Pertanian Sikomandan diprakarsai Kementerian Pertanian (Kementan) dan didukung TNI Angkatan Darat untuk pendistribusiannya. Program ini bertujuan untuk membantu masyarakat terdampak covid-19 dalam memenuhi kebutuhan beras.

    "Kami telah menyalurkan 483 ton beras premium untuk menyukseskan program ATM Pertanian Sikomandan yang tersebar di 10 Komando Distrik Militer (Kodim) TNI AD," kata Kepala Komunikasi Korporat Pupuk Indonesia Wijaya Laksana, dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Sabtu, 4 Juli 2020.

    Ke-10 unit Kodim tersebut ialah Kodim 0501 Jakarta Pusat, Kodim 0505 Jakarta Timur, Kodim 0502 Jakarta Utara, Kodim 0503 Jakarta Barat, Kodim 0504 Jakarta Selatan, Kodim 0606 Kota Bogor, Kodim 0621 Kabupaten Bogor, Kodim 0507 Bekasi, Kodim 0506 Tangerang, dan Kodim 0508 Depok.

    Setiap hari masing-masing Kodim menyalurkan ke 1.000 orang yang telah terdata sebagai penerima. Masing-masing kepala diberikan kuota sebanyak 1,5 kg beras.

    "Harapan kami lewat program ini, kami bisa turut membantu masyarakat mempermudah kebutuhan pangan di tengah pandemi. Termasuk turut berkontribusi bersama Kementerian Pertanian dan TNI AD dalam meredam gejolak sosial dan harga pangan," ucap Wijaya.

    Wijaya memastikan beras premium yang telah disalurkan memiliki mutu dan kualitas yang baik sehingga layak dikonsumsi masyarakat, sebagaimana yang dimandatkan oleh Kementan.

    "Kami berkomitmen mendukung program tersebut dengan pasokan beras premium berkualitas baik yang diproduksi sendiri oleh anak perusahaan Pupuk Indonesia, yakni PT Pupuk Indonesia Pangan (PIP)," jelasnya.

    Mesin ATM beras sepenuhnya dirancang dan diproduksi oleh Kementan melalui Balai Besar Mekanisasi Pertanian. Selain Pupuk Indonesia, pasokan bantuan beras periode April-Mei juga telah didukung oleh BNI dan BRI.

    "Kriteria masyarakat penerima ditentukan oleh Kementan. Lalu Kodim akan mendata hingga mengkonfirmasi ke kelurahan dan kecamatan setempat," tutup Wijaya.

    (ABD)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id