Optimalisasi Potensi Lokal Wujudkan Ketahanan Pangan

    Eko Nordiansyah - 15 Agustus 2020 19:29 WIB
    Optimalisasi Potensi Lokal Wujudkan Ketahanan Pangan
    Ilustrasi program ketahanan pangan berbasis pesantren - - Foto: Istimewa
    Jakarta: Dompet Dhuafa menyiapkan perluasan sawah irigasi pertanian menjadi 1.000 hektare di berbagai daerah dengan mengoptimalkan potensi lokal. Hal ini sebagai wujud dalam mendukung ketahanan pangan nasional di tengah dampak pandemi covid-19.

    "Program tersebut merupakan salah satu solusi dari Dompet Dhuafa untuk mengatasi dan mengantisipasi dampak pandemi covid-19 yang belum juga usai serta menumbuhkan kemerdekaan pangan," kata Direktur Social Enterprise Dompet Dhuafa Guntur Subagja dalam keterangan tertulisnya, Sabtu, 15 Agustus 2020.

    Ia menjelaskan Dompet Dhuafa mengembangkan program ketahanan pangan berbasis pesantren, yang bertujuan agar warga, pesantren dan tokoh masyarakat dapat bekerja sama dengan pemerintah daerah, dalam membangun ketahanan pangan. Setidaknya dimulai dari tingkat keluarga, kemudian berkembang skala desa, kecamatan, kabupaten dan dapat berlangsung hingga ke skala nasional.

    Melalui Social Trust Fund (STF), Dompet Dhuafa bersama OK Oce dan Pondok Pesantren Alam (PPA) Al Muhtadin, membangun sinergi ketahanan pangan di Desa Ciracap, Sukabumi, Jawa Barat. Program ini sudah berhasil menggelar panen perdana dari hasil para petani binaan Dompet Dhuafa dan para santri yang ditanam di sawah irigasi seluas 50 hektare.

    Ketua Yayasan Dompet Dhuafa Republika Nasyith Majidi menambahkan, kedaulatan pangan khususnya pertanian menjadi salah satu objek vital yang sering diperbincangkan. Mengingat pertanian sendiri merupakan aset pangan nasional bagi kesejahteraan bangsa Indonesia, maka Dompet Dhuafa melalui STF, menjalin kolaborasi besar yang berdaya saing kuat.

    "Agar tercipta peluang-peluang kemakmuran bagi petani. Kemudian juga membentuk perubahan hidup bagi masyarakat desa melalui upaya pemberdayaan secara komprehensif dari potensi lokal sosial masyarakat, potensi alam, sistem ekonomi dan potensi pendukung ekonomi. Sehingga tercipta kesejahteraan yang berkesinambungan bagi masyarakat desa," ungkapnya.


    Selain di sektor pertanian, Dompet Dhuafa juga bergerak di sektor kesehatan. Saat ini ada sembilan rumah sakit gratis untuk dhuafa. Di peternakan, lembaga filantropi ini juga memberdayakan para peternak di seluruh nusantara. Lebih dari 42 ribu ekor hewan kurban setara doka, berhasil dipasarkan untuk kurban.

    Melalui Dompet Dhuafa Social Enterprise (DDSE) sebagai off-taker produk hasil pertanian, merupakan salah satu poin penting Dompet Dhuafa dalam memberikan dukungan berupa modal,  pembelian hasil dan menawarkan hasilnya ke pasar. Termasuk dalam pengembangan yang  memadukan antara sosial enterprise dengan dana sosial.


    (Des)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id