Bekerja di Rumah bagi ASN Diperpanjang hingga 21 April

    Eko Nordiansyah - 30 Maret 2020 13:41 WIB
    Bekerja di Rumah bagi ASN Diperpanjang hingga 21 April
    Ilustrasi ASN. MI/Ramdani
    Jakarta: Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB) memperpanjang kebijakan bekerja dari rumah atau work from home (WFH) bagi para Aparatur Sipil Negara (ASN). Kebijakan ini dalam upaya pencegahan penyebaran virus korona (covid-19) di instansi pemerintah.

    Kebijakan ini seabagaimana tertuang dalam Surat Edaran (SE) Menteri Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) Nomor 34 Tahun 2020 tentang Perubahan Atas SE Menpan-RB Nomor 19 Tahun 2020 tentang Penyesuaian Sistem Kerja ASN dalam Upaya Pencegahan Penyebaran Covid-19 di Instansi Pemerintah.

    Dalam SE sebelumnya, kebijakan bekerja dari rumah bagi para ASN berlaku sampai dengan 31 Maret 2020. Namun melihat perkembangan penyebaran covid-19 yang ada di Indonesia, maka mulai hari ini kebijakan bekerja dari rumah bagi ASN diperpanjang hingga 21 April 2020

    "Intinya adalah tiga minggu ke depan, pada intinya tidak libur tapi tetap kerja," kata Menpan-RB Tjahjo Kumolo dalam video conference di Jakarta, Senin, 30 Maret 2020.

    Adapun aturan teknis soal kebijakan ini akan diatur oleh Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) di masing-masing kementerian/lembaga (K/L) ataupun pemerintah daerah. Para pimpinan K/L serta kepala daerah diminta untuk terus memonitor mengawasi semua ASN baik yang bekerja di K/L maupun di daerah.

    "Untuk daerah diserahkan kebijakannya kepada kepala daerah, tidak otomastis semua sama, mencermati perkembangan penyebaran virus covid-19 yang ada di tiap-tiap daerah," jelas dia.

    Selanjutnya, instansi pemerintah juga diminta melakukan pendataan dan pemantauan kepada para ASN yang menjadi korban covid-19 bagi dengan status ODP, PDP, maupun terkonfirmasi. Harus ada penambahan keterangan dalam sistem aplikasi kepegawaian di instansi masing-masing baik pemerintah pusat maupun daerah.

    "Kami juga menyampaikan duka cita yang mendalam kepada tenaga medis khususnya dokter perawat yang gugur dalam tugas karena kena penyakit covid-19 ini dan tentunya mereka juga ASN. Tentu juga kepada seluruh masyarakat yang meninggal atau terkena virus covid-19," pungkasnya.



    (DEV)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id