Sri Mulyani Berlakukan FWS sebagai New Normal Pascapandemi

    Husen Miftahudin - 15 Mei 2020 09:01 WIB
    Sri Mulyani Berlakukan FWS sebagai <i>New</i> Normal Pascapandemi
    Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati akan memberlakukan kebijakan flexible working space (FWS) setelah covid-19 berakhir. Foto: WeWork
    Jakarta: Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati akan memberlakukan kebijakan flexible working space (FWS) setelah wabah pandemi virus korona (covid-19) berakhir. Kebijakan tersebut diberlakukan kepada seluruh pegawai yang ada di lingkungan Kementerian Keuangan (Kemenkeu).

    FWS akan menjadi aktivitas normal baru (new normal) pegawai Kemenkeu karena adanya covid-19. Keberadaan pandemi memberikan banyak pelajaran baru dan memaksa lingkungan untuk berubah dan beradaptasi secara cepat.

    "Perubahan ini juga telah mendorong kita untuk melakukan suatu terobosan penting tentang cara kita bekerja ke depannya, yaitu dengan memberlakukan FWS sebagai new normal setelah pandemi ini berakhir," ujar Sri Mulyani melalui akun instagram pribadinya, Jumat, 15 Mei 2020.

    Menurutnya, FWS merupakan hak istimewa (privilege) untuk dapat mendorong kinerja pegawai menjadi lebih produktif. "FWS memungkinkan kita untuk dapat bekerja dari mana saja. Sudah siapkah Anda?" tutur Sri Mulyani.

    Berdasarkan Keputusan Menteri Keuangan (KMK) Nomor 223/KMK.01/2020, FWS adalah pengaturan pola kerja pegawai yang memberikan fleksibilitas lokasi bekerja selama periode tertentu dengan memaksimalkan teknologi informasi dan komunikasi. Adapun pelaksanaan FWS di Kemenkeu berlaku sejak 6 Mei 2020.

    Pegawai yang boleh melaksanakan FWS adalah PNS, non-PNS, dan Pusat Pembinaan Profesi Keuangan (PPPK) dengan sejumlah syarat. Di antaranya mendapat nilai prestasi kerja kerja pegawai paling rendah bernilai 'baik', tidak sedang dalam proses pemeriksaan atau menjalani hukuman disiplin, serta dapat bekerja secara mandiri, bertanggung jawab, berkomunikasi efektif, dan responsif.

    Tugas dan fungsi pegawai yang menjalankan FWS terkait dengan perumusan kebijakan atau rekomendasi kebijakan. Selain itu, pegawai tidak bertatap muka secara langsung dengan pengguna layanan dan pekerjaannya bisa dilakukan secara daring (online).

    Selama FWS, pegawai bisa melaksanakannya di berbagai tempat, seperti ruang kerja bersama atau open space Kemenkeu, temmpat tinggal pegawai, serta lokasi lain yang memiliki sarana dan fasilitas penunjang FWS.

    Sistem FWS memiliki aturan kuota dan batas waktu yang akan ditentukan oleh pimpinan unit kerja. Untuk dapat memperoleh hak istimewa ini, pegawai harus mengajukan usulan kepada atasan disertai pertimbangan dan rencana pelaksanaan FWS, seperti lokasi, durasi, hingga rencana kerja. Bila disetujui atasan langsung, pegawai harus mengajukan surat tugas FWS kepada pejabat berwenang.



    (DEV)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id