Bulog Terapkan Protokol Kenormalan Baru

    Ilham wibowo - 29 Mei 2020 14:00 WIB
    Bulog Terapkan Protokol Kenormalan Baru
    Ilustrasi Bulog - - Foto: dok MI
    Jakarta: Perum Bulog (Persero) sudah memberlakukan protokol kenormalan baru untuk perlindungan operasional karyawan dan mitra kerja. Langkah ini dilakukan demi memaksimalkan kinerja dalam menjaga stabilitas stok dan harga pangan nasional.

    “Perum Bulog sudah lakukan protokol untuk skenario The New Normal di seluruh lini kegiatan operasional di seluruh wilayah kerja Bulog,” ujar Sekretaris Perusahaan Perum Bulog Awaludin Iqbal melalui keterangan tertulisnya, Jumat, 29 Mei 2020.

    Implementasi protokol kenormalan baru tersebut sesuai dengan arahan Menteri BUMN melalui surat nomor S-336/MBU/05/2020 pada 15 Mei 2020 perihal Antisipasi Skenario The New Normal BUMN. Hingga saat ini, karyawan Bulog sebagian besar tetap bertugas di lapangan untuk melayani kebutuhan pokok masyarakat.

    Pada skenario awal, Bulog mengatur kewajiban penggunaan masker, sterilisasi lingkungan kerja maupun pemeriksaan kesehatan dan tracking kondisi pekerja. Termasuk monitoring kehadiran pekerja di kantor dan di daerah operasi, pengaturan pertemuan dengan mengoptimalkan penggunaan teknologi dan digitalisasi.

    Hingga kini Bulog tetap fokus menerapkan protokol yang ketat di seluruh wilayah operasi untuk memastikan kesehatan pekerja dan stakeholder lainnya, serta memitigasi agar tidak terjadi penyebaran covid-19 di wilayah kerja. Penerapan protokol tersebut diawasi oleh Satgas Task Force Covid-19 Bulog yang telah terbentuk sejak Maret lalu.

    “Sesuai arahan Menteri BUMN, Bulog akan terus mendukung langkah-langkah strategis Pemerintah dalam menanggulangi pandemi covid-19. Kami juga siap melakukan berbagai penyesuaian dari aspek manusia, proses bisnis dan teknologi, untuk memastikan stabilisasi dan ketersediaan pangan nasional," paparnya.


    Awal menambahkan bahwa pihaknya sudah menyediakan platform pangan berbasis daring yang dapat diakses marketplace untuk memenuhi kebutuhan sembako tanpa harus pergi keluar rumah.

    "Sudah bisa digunakan masyarakat di tujuh kota besar di Indonesia yaitu Jakarta, Bandung, Semarang, Surabaya, Yogyakarta, Makassar, dan Medan melalui aplikasi Shopee. Selain menyediakan beras, juga menyediakan beberapa kebutuhan pangan lainnya termasuk gula," pungkas dia.



    (Des)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id