Mentan Evaluasi Pejabat Tak Capai Target

    Ilham wibowo - 13 Juli 2020 11:36 WIB
    Mentan Evaluasi Pejabat Tak Capai Target
    Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo. Foto : Kementan.
    Jakarta: Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo memastikan bakal memberikan peringatan keras kepada jajaran pejabat di Kementan yang tak mencapai target program kerja 2020. Posisi strategis yang lemah itu perlu segera diisi sosok berkemampuan tinggi.

    Syahrul mengatakan bahwa para pejabat di Kementan harus percaya diri mewujudkan target program kerja pemenuhan ketersediaan pangan. Ia juga meminta seluruh jajarannya terjun langsung ke lapangan menyelesaikan masalah pertanian yang biasanya muncul mulai di tingkat kecamatan.

    "Bangsa dan rakyat membutuhkan kita, kalau ada orang yang ragu ia sebenarnya mundur sebelum bertanding, orang ini tidak tepat dipakai dalam suasana seperti ini," kata Syahrul dalam sambutan acara Musyawarah Pembangunan Pertanian di Jakarta, Senin, 13 Juli 2020.  

    Dalam kesempatan itu, Syahrul telah meminta Sekretaris Jenderal Kementan melakukan evaluasi dalam beberapa bulan terakhir ihwal kinerja pejabat Kementan. Menurut Syahrul, target di sektor pertanian tidak boleh gagal apalagi menghadapi masa krisis akibat pandemi covid-19.

    "Kalau ada pejabat yang tidak bisa mewujudkan apa yang jadi harapan, evaluasi Pak Sekjen segera, tidak ada alasan. Kalau tak bisa ya pasti enggak bisa, apa gunanya kau jadi kepala di situ," ungkap Syahrul.

    Mantan Gubernur Sulawesi Selatan ini juga meminta jajarannya konsentrasi penuh untuk produksi pangan menghadapi pandemi covid-19 dan pemulihan ekonomi nasional. Ketersediaan pangan, kata Syahrul, jadi sektor terpenting dan ketersediaannya untuk 265 juta rakyat Indonesia tidak bisa ditunda.

    "Saya mau jajaran saya kau yang rencanakan, kau yang tanggung jawab dan kau yang mengakhiri, tidak usah cari muka di depan saya, enggak perlu. Ini tahun ketersediaan pangan jadi hal yang sangat penting," paparnya.

    Lebih lanjut, Syahrul menegaskan bahwa Food and Agriculture Organization (FAO) telah menyampaikan potensi pada penurunan produksi global dan akses pangan masyarakat akibat pandemi covid-19. Bila tidak diantisipasi segera, situasi tersebut akhirnya dapat menurunkan ketahanan pangan dan gizi, terutama bagi kelompok masyarakat rentan rawan pangan di Tanah Air.

    "Hari ini susun rencana kegiatan pangan agar fokus meningkatkan produksi kawasan, target komoditi strategis nasional agar dibagi habis sampai provinsi dan kabupaten, daerah yang diberikan anggaran targetnya harus dicapai hingga akhir tahun," ucap Syahrul.




    (SAW)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id