Diperpanjang, Kebutuhan Anggaran Diskon Listrik 2021 Diperkirakan Rp11,72 Triliun

    Suci Sedya Utami - 22 Juli 2021 22:25 WIB
    Diperpanjang, Kebutuhan Anggaran Diskon Listrik 2021 Diperkirakan Rp11,72 Triliun
    Ilustrasi. Foto: dok PLN.



    Jakarta: Pemerintah memutuskan perpanjangan diskon tarif listrik hingga Desember 2021 untuk meringankan beban bagi masyarakat terdampak pandemi covid-19. Dengan perpanjangan tersebut maka kebutuhan anggaran untuk stimulus kelistrikan di 2021 diperkirakan mencapai Rp11,72 triliun.

    "Total selama 2021 sebesar Rp11,72 triliun yang terdiri dari diskon tarif tenaga listrik Rp9,46 triliun dan pembebasan rekening minimum serta biaya beban atau abonemen Rp2,26 triliun," kata Direktur Pembinaan Pengusahaan Ketenagalistrikan Ditjen Ketenagalistrikan Kementerian ESDM Ida Nuryatin Finahara dalam webinar, Kamis, 22 Juli 2021.

     



    Ida merinci besaran tersebut terdiri dari realisasi stimulus listrik sepanjang semester I-2021 mencapai Rp6,75 triliun untuk 32,90 juta pelanggan antara lain untuk diskon tarif Rp5,39 triliun dan pembebasan rekening minimum serta biaya beban atau abodemen Rp1,35 triliun.

    Kemudian perpanjangan stimulus hingga kuartal ketiga atau September yang kebutuhan anggarannya diperkirakan Rp2,43 triliun untuk 26,82 juta pelanggan antara lain untuk diskon tarif Rp1,99 triliun dan pembebasan rekening minimum serta biaya beban atau abonemen Rp442,7 miliar.

    Serta perpanjangan stimulus hingga kuartal keempat atau Desember yang kebutuhan anggarannya diperkirakan Rp2,54 triliun untuk 27,12 juta pelanggan antara lain untuk diskon tarif Rp2,08 triliun dan pembebasan rekening minimum serta biaya beban atau abonemen Rp463,1 miliar.

    Di tahun ini, pada Januari-Mei, diskon tarif listrik diberikan sebesar 100 persen bagi pelanggan rumah tangga dan bisnis serta industri berdaya 450 volt ampere (VA), pelanggan rumah tangga 900 VA subsidi sebesar 50 persen. Serta pembebasan rekening minimum, biaya beban atau abonemen bagi pelanggan golongan sosial, bisnis, dan industri. Namun sejak April-Desember hanya diberikan sebesar 50 persen dari yang dilaksanakan sebelumnya.

    (AHL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id