Jokowi: Transformasi Bikin BUMN Indonesia Makin Mendunia

    Suci Sedya Utami - 21 September 2021 16:43 WIB
    Jokowi: Transformasi Bikin BUMN Indonesia Makin Mendunia
    Presiden Joko Widodo - - Foto: Medcom



    Cilegon: Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan transformasi yang dilakukan di Badan Usaha Milik Negara (BUMN) merupakan suatu keharusan meski Indonesia masih dilanda ketidakpastian pandemi covid-19. Pasalnya, transformasi membuat BUMN Indonesia makin mendunia.

    "Transformasi BUMN jadi keharusan agar BUMN kita jadi BUMN kelas dunia, semakin profesional, kompetitif dan menguntungkan," kata Jokowi saat peresmian pabrik baja Hot Strip Mill 2 di Cilegon, Selasa, 21 September 2021.

     



    Menurutnya, hasil transformasi ini diharapkan bisa memberikan manfaat yang lebih bagi masyarakat serta semakin banyak menciptakan lapangan pekerjaan dan berkontribusi lebih besar bagi pendapatan negara.

    Salah satu BUMN yang melakukan transformasi yakni PT Krakatau Steel (Persero). Restrukturisasi ini berhasil membuat perseroan kembali mencatatkan laba atau keuntungan setelah delapan tahun merugi.

    Tercatat KS meraih laba bersih USD23,67 juta atau setara Rp339,28 miliar di 2020. Terakhir pada 2019, Krakatau Steel masih rugi bersih USD503,65 juta atau setara Rp7,21 triliun. Ia menambahkan, sebagai salah satu industri strategis, KS harus mendapatkan perhatian besar lantaran baja sangat dibutuhkan dan dimanfaatkan oleh banyak industri lainnya.


    "KS sudah semakin sehat sebelumnya kurang sehat, produksinya juga semakin lancar," ujar Jokowi.

    Di samping mengupayakan berbagai transformasi di BUMN, Kementerian BUMN juga telah melakukan restrukturisasi terhadap beberapa BUMN strategis. Restrukturisasi yang telah dilakukan PTPN dan Krakatau Steel berhasil membalikkan kondisi perusahaan dari rugi menjadi untung, dari perusahaan konvensional menjadi modern, dan bahkan mampu menekan impor, serta memperkuat ketahanan bangsa.


    Menteri BUMN Erick Thohir menjelaskan, PTPN dan Krakatau Steel menjadi bukti nyata kesuksesan perubahan yang dilakukan BUMN. Di Triwulan-II 2021, pada bulan Juni lalu, PTPN berhasil mencatat kenaikan revenue 37 persen dan membukukan laba sebesar Rp1.4 triliun dari yang diprediksi akan rugi Rp1.2 triliun dalam anggarannya.

    "Krakatau Steel sesuai dengan restrukturisasi memang harus melakukan tiga tahapan, dan tentu tahapan ini sudah berhasil mencapai tahap 1 dan 2. Dan kalau kita lihat performance-nya sekarang ini, Krakatau Steel yang sebelumnya rugi selama delapan tahun terakhir, sekarang sudah untuk Rp800 miliar, tetapi saya bilang kepada manajemen untuk jangan berpuas diri karena hal ini penting untuk terus ditingkatkan," pungkas Erick.

    (Des)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id