PPI Kaji Potensi Kerja Sama Perdagangan Produk dengan UEA

    Antara - 26 April 2021 20:31 WIB
    PPI Kaji Potensi Kerja Sama Perdagangan Produk dengan UEA
    Uni Emirat Arab. Foto : AFP.



    Jakarta: Badan Usaha Milik Negara (BUMN) perdagangan PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (Persero) atau PPI mengkaji potensi kerja sama perdagangan produk dan investasi dengan Uni Emirat Arab (UEA).

    "PPI memiliki berbagai jenis komoditas yang diperdagangkan, salah satunya produk pestisida yang telah menguasai 37 persen pasar di Indonesia. Dari segi kualitas produk kami telah diterima di masyarakat lokal. Kami akan mendalami lebih lanjut bagaimana daya saing produk kami dan peluangnya di pasar global," ujar Direktur Utama PT PPI Nina Sulistyowati, dikutip dari Antara, Senin, 26 April 2021.

     



    Menurut Nina, di samping melakukan perdagangan internasional, PPI memiliki banyak aset dan lahan yang masih bisa dikembangkan. Abu Dhabi siap menjadi partner investasi terkait program-program pengembangan PPI.

    Sementara itu, Direktur Keuangan, SDM, dan Umum PPI, Kindy Rinaldy Syahrir mengatakan bahwa sebagai kota perdagangan dan salah satu pusat logistik utama dunia, Dubai sangat strategis menjadi hub perdagangan yang besar.

    Dubai berperan sebagai agen untuk pengembangan jaringan mitra usaha dan perluasan pasar produk Indonesia ke Timur Tengah, Afrika, maupun Eropa. PPI dapat memanfaatkan peran Dubai untuk peningkatan ekspor produk pertanian, kopi, dan buah-buahan.

    "Banyak peluang untuk melakukan trade re-routing dengan memanfaatkan representative office. Dengan re-routing, alur barang ke Afrika sebetulnya bisa kita dapat melalui UEA,” kata Kindy.

    Pemerintah Indonesia telah memberikan perhatian khusus dalam membina dan memperkuat hubungan perdagangan dengan UEA. Kedutaan Besar RI untuk UEA sangat terbuka dan suportif untuk melakukan kerjasama perdagangan internasional dengan PPI.

    “Kami siap bersinergi untuk memasarkan produk-produk PPI yang memiliki harga kompetitif. Produk-produk PPI seperti minyak goreng, kopi dan consumer product lain potensial untuk dijual di supermarket di wilayah Uni Emirat Arab. Selain itu, untuk produk impor yang sudah memiliki market pasti dan kontinyu, Kedubes RI untuk UEA akan siap provide produk-produk tersebut,” ujar Husin Bagis.

    Peningkatan ekspor merupakan salah satu hal yang akan dicapai pada 2021. Ekspor diharapkan dapat memperluas pangsa pasar PPI dengan memanfaatkan Representative Office yang telah dimiliki dan hubungan kerja sama dengan pemerintah maupun swasta .

    Kerja sama perdagangan internasional ini juga sebagai bentuk kontribusi PPI dalam mendukung program pemerintah untuk stabilisasi harga serta membantu para pelaku UKM dapat memasuki pasar global.


    (SAW)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id