Mandek Sejak 20 Tahun Lalu, Indonesia Lambat Wujudkan Hilirisasi Batu Bara

    Suci Sedya Utami - 09 Maret 2021 11:18 WIB
    Mandek Sejak 20 Tahun Lalu, Indonesia Lambat Wujudkan Hilirisasi Batu Bara
    Ilustrasi batu bara. Foto: AFP



    Jakarta: Direktur Jenderal Mineral dan Batu Bara (Minerba) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ridwan Djamaluddin mengatakan, hilirisasi batu bara yang dilakukan kali ini harus berhasil.

    Pasalnya, rencana untuk meningkatkan nilai tambah komoditas tambang tersebut telah dibuat sejak 20 tahun lalu di kala dirinya mulai berkarier di Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT). Namun, implementasinya jalan di tempat atau belum membuahkan hasil.

     



    Ridwan bahkan menilai, sebagai bangsa dan negara yang memiliki kekayaan batu bara yang sangat besar, Indonesia sangat lambat dalam menerapkan peningkatan sumber daya tersebut.

    "Isu soal batu bara adalah isu lama yang enggak pernah jadi, 20 tahun lalu sudah dibahas. Yang direncanakan sudah bagus, tapi kita tidak berdaya melaksanakannya," kata Ridwan dalam webinar bertajuk Mengukur Keekonomian Hilirisasi Batu Bara, Selasa, 9 Maret 2021.

    Pemerintah berharap kali ini rencana untuk hilirisasi harus berjalan dan mencatatkan kisah sukses. Sebab peningkatan nilai tambah batu bara telah diamanatkan dalam UU Nomor 3 Tahun 2020 tentang Minerba.

    Lebih lanjut, ia mengatakan saat ini semua pihak dan stakeholder telah bersatu padu. Pemerintah telah sangat tegas menekankan tentang pentingnya peningkatan nilai tambah melalui berbagai aturan. Demikian juga dengan badan usaha yang telah menyatakan komitmennya. Artinya, apabila masih ada hambatan untuk mengimplementasikan rencana besar ini harus dipecahkan bersama.

    "Kita harus memiliki kisah sukses dalam pemanfaatan batu bara, enggak boleh enggak sukses. Untuk membangun kisah sukses inilah saya mendorong untuk mencari jalan keluar bersama, kami mohon dukungan semua pihak agar ini menjadi barang konstruktif, bukan hanya rencana semata," pungkasnya.

    (DEV)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id