Surplus Neraca Dagang Bikin Rupiah Nyaris Sentuh Rp13 Ribu

    Husen Miftahudin - 17 November 2020 17:10 WIB
    Surplus Neraca Dagang Bikin Rupiah Nyaris Sentuh Rp13 Ribu
    Ilustrasi neraca dagang Indonesia. Foto : MI.
    Jakarta: Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan neraca perdagangan Indonesia pada Oktober 2020 kembali mencatat surplus melanjutkan surplus bulan sebelumnya, yakni mencapai USD3,61 miliar. Pada bulan sebelumnya tercatat surplus USD2,39 miliar.

    Dengan perkembangan tersebut, secara keseluruhan neraca perdagangan Indonesia pada Januari-Oktober 2020 mencatat surplus USD17,07 miliar. Raihan ini jauh lebih tinggi dibandingkan dengan capaian pada periode yang sama tahun sebelumnya yang mengalami defisit USD2,12 miliar.

    "Hal ini merupakan informasi yang positif di kala Indonesia sudah terkena resesi. Namun kerja sama yang baik antara pemerintah, pengusaha, dan masyarakat yang akan memperbaiki fundamental ekonomi," kata Direktur PT TRFX Garuda Berjangka Ibrahim Assuaibi dalam keterangannya yang diterima Medcom.id, Selasa, 17 November 2020.

    Menurut Ibrahim, membaiknya neraca perdagangan membuat kepercayaan pasar kembali pulih. Kondisi tersebut dianggapnya sebagai hal yang wajar jika modal asing kembali masuk ke pasar finansial dalam negeri dan membuat nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) nyaris menyentuh Rp13 ribu per USD.

    Di sisi lain, lanjutnya, pemerintah terus berupaya untuk mempercepat penyediaan vaksin pada awal Desember 2020. Pada waktu yang bersamaan pemerintah juga akan mendistribusikan vaksin tersebut secara masal.

    "Hal ini bisa membawa perubahan bagi masyarakat yang tadinya masih takut-takut, namun setelah vaksin muncul akan kembali beraktivitas," ungkap Ibrahim.

    Adapun pada penutupan perdagangan hari ini, nilai tukar rupiah terhadap USD mengalami penguatan. Mengutip data Bloomberg, nilai tukar rupiah ditutup menguat dibandingkan penutupan hari sebelumnya, yakni berada di posisi Rp14.055 per USD.

    Mata uang Garuda tersebut menguat 55 poin atau setara 0,39 persen. Rentang gerak harian rupiah berada di level Rp14.040 per USD sampai Rp14.065 per USD.

    Menukil data Yahoo Finance, rupiah juga berada di zona hijau pada posisi Rp14.087 per USD. Rupiah menguat tipis 12 poin atau setara 0,09 persen dari Rp14.100 per USD di penutupan perdagangan hari sebelumnya.

    Sedangkan berdasarkan data kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dolar Rate (Jisdor), rupiah diperdagangkan di level Rp14.073 per USD atau menguat sebanyak 66 poin dari nilai tukar rupiah pada perdagangan hari sebelumnya sebesar Rp14.139 per USD.

    "Untuk perdagangan besok rupiah kemungkinan akan dibuka fluktuatif, namun ditutup menguat sebesar  10-70 poin di level Rp14.020 per USD sampai Rp14.090 per USD," pungkas Ibrahim.

    (SAW)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id