Holding BUMN Ultra Mikro Bisa Berantas Profesi Rentenir

    Antara - 14 September 2021 11:35 WIB
    Holding BUMN Ultra Mikro Bisa Berantas Profesi Rentenir
    Pelaku usaha mikro. Foto : Medcom.



    Jakarta : Ekonom Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Eko Listiyanto menilai kehadiran perusahaan induk (holding) BUMN ultra mikro dapat melepaskan pelaku usaha sektor tersebut dari jeratan rentenir.

    "Holding BUMN ultra mikro dapat menjadi disrupsi bagi para rentenir. Ini harapan saya," ujar Eko saat dihubungi Antara, Selasa, 14 September 2021.

     



    Menurut dia, holding dapat memberikan kontribusi nyata terutama dalam peningkatan akses pembiayaan yang lebih murah dan mudah kepada pelaku usaha ultra mikro yang selama ini dibayang-bayangi ancaman jeratan rentenir.

    Di samping itu, holding BUMN juga dibentuk dalam rangka mendorong pelaku usaha ultra mikro dan UMKM, sehingga mereka dapat membangun ekosistem kewirausahaan yang sangat dibutuhkan pelaku usaha di Indonesia.

    "Holding ultra mikro dihadirkan bukan hanya sekedar untuk mengejar pemberian akses pembiayaan yang murah dan mudah, namun sesungguhnya di dalam holding tersebut juga banyak memiliki model-model pemberdayaan lewat berbagai macam platform bisnis yang dibangun dan disesuaikan dengan karakteristik pelaku usaha ultra mikro," kata Eko.

    Holding BUMN ultra mikro yang melibatkan tiga entitas yakni BRI, Pegadaian dan PNM resmi terbentuk, seiring dilakukannya penandatanganan Akta Inbreng saham pemerintah pada Pegadaian dan PNM sebagai penyertaan modal negara kepada BRI selaku induk pada Senin, 13 September 2021.

    Penandatanganan dilakukan oleh Menteri BUMN Erick Thohir bersama dengan Direktur Utama BRI Sunarso, dan dihadiri oleh Direktur Utama Pegadaian Kuswiyoto, dan Direktur Utama PNM Arief Mulyadi serta Wakil Direktur Utama BRI yang sekaligus sebagai Ketua PMO (Project Management Office) Tim Privatisasi BRI Catur Budi Harto.

    Erick Thohir mengatakan peresmian tersebut menjadi tonggak bersejarah berdirinya holding yang memiliki visi ekonomi kerakyatan.


    (SAW)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id