comscore

Menteri BUMN Apresiasi Petrokimia Gresik Bantu Penuhi Kebutuhan Oksigen Medis

Nia Deviyana - 15 Agustus 2021 14:53 WIB
Menteri BUMN Apresiasi Petrokimia Gresik Bantu Penuhi Kebutuhan Oksigen Medis
Menteri BUMN Erick Thohir. Foto: Kementerian BUMN
Gresik: Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengapresiasi dan mengaku salut atas respons cepat yang dilakukan Petrokimia Gresik di tengah kebutuhan oksigen medis yang tinggi di Jawa Timur.

Menurutnya, pengaktifkan kembali Pabrik Air Separation Plant (ASP) sehingga mampu menghasilkan 23 ton oksigen medis setiap harinya merupakan aksi nyata orientasi layanan yang dilakukan perusahaan BUMN kepada masyarakat yang membutuhkan.
Dalam kunjungan yang didampingi Direktur Utama Petrokimia Gresik, Dwi Satriyo Annurogo, Menteri BUMN melihat fasilitas yang terakhir beroperasi pada 2010 tersebut berfungsi kembali demi memenuhi kebutuhan oksigen di Jawa Timur yang setiap harinya mencapai 407 ton.

"Saya mengapresiasi dan salut atas respons cepat yang dilakukan Petrokimia Gresik dalam menerjemahkan fungsi service oriented kepada masyarakat di tengah pandemi ini. Apalagi, mereka menghidupkan kembali fasilitas yang sudah 10 tahun lebih berhenti sehingga kini memiliki nilai manfaat yang besar dan tanpa investasi untuk memenuhi kebutuhan oksigen medis di Jatim yang masih tinggi," ucap Erick saat meresmikan operasionalisasi ASP yang terletak di kawasan Industri Petrokimia Gresik, Jawa Timur, Minggu, 15 Agustus 2021.

Fasilitas ASP di Petrokimia Gresik ini pertama kali dibangun pada 1992, dan terakhir beroperasi pada April 2010. Seiring dengan keinginan Kementerian BUMN agar perusahaan-perusahaan BUMN memberikan peran aktif dan layanan masif untuk membantu rakyat di masa pandemi, maka Petrokimia Gresik memulai program pengefektifan kembali fasilitas tersebut pada Juli 2021.

Fasilitas ASP kini mampu memproduksi 23 ton oksigen murni setiap hari dengan tingkat kemurnian oksigen 99,61 persen dan memiliki kapasitas tangki oksigen sebesar 150 ton.

"Pengoperasian fasilitas ASP punya aspek berkelanjutan yang baik. Jika kondisi supply oksigen sudah stabil, ASP in akan disinergikan dengan Pertamedika IHC, sebagai holding rumah sakit BUMN untuk memenuhi kebutuhan oksigen rumah sakit IHC, dan rumah sakit lainnya di Jawa Timur," pungkasnya.

(DEV)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id