Freeport Masih Menanti Persetujuan Penundaan Pembangunan Smelter

    Annisa ayu artanti - 04 September 2020 19:28 WIB
    Freeport Masih Menanti Persetujuan Penundaan Pembangunan <i>Smelter</i>
    Ilustrasi pembangunan smelter Freeport - - Foto: dok Antara



    Jakarta: PT Freeport Indonesia (PTFI) masih menanti persetujuan terkait perubahan target penyelesaian pembangunan fasilitas pemurnian mineral (smelter) tembaga.
     
    Pasalnya, belum ada konfirmasi dari pemerintah sejak disampaikannya surat permohonan penundaan kepada Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) pada April lalu.
     
    "Kami belum menerima surat penolakan," kata Presiden Direktur Freeport Indonesia Tony Wenas dalam diskusi virtual, Jumat, 4 September 2020.
     
    Tony menjelaskan pihaknya terus berdiskusi mengenai rencana dan waktu pembangunan tersebut. Apalagi pembangunan smelter terhambat oleh kebijakan pembatasan pandemi covid-19.

    "Kami terus berdiskusi soal schedule pembangunan smelter," ucap dia.






    Kendati demikian, PTFI berjanji untuk tetap menjalankan pembangunan smelter sebagaimana tercantum dalam kesepakatan penerbitan Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK).

    Sejauh ini perkembangan pembangunan smelter telah menyelesaikan studi kelayakan (feasibility study), finalisasi desain rinci (front end engineering design/FEED) dan pematangan lahan.

    "Yang kami lakukan sekarang proses administrasi," ujarnya.

    Proyek smelter tembaga Freeport Indonesia berlokasi di Gresik, Jawa Timur itu seharusnya ditargetkan rampung pada akhir 2023. Namun pandemi covid-19 membuat pembangunan tertunda, sehingga pihak Freeport mengajukan permohonan penyesuaian target selama 12 bulan sehingga diperkirakan selesai pada 2024.

    (Des)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id