8 Daftar Pesangon Gojek untuk Karyawan yang Kena PHK

    Annisa ayu artanti - 24 Juni 2020 11:41 WIB
    8 Daftar Pesangon Gojek untuk Karyawan yang Kena PHK
    Startup teknologi Gojek melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) kepada 430 karyawannya. Foto: dok MI/Ramdani.
    Jakarta: Startup teknologi Gojek melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) kepada 430 karyawannya. Keputusan PHK tersebut disampaikan oleh Co-CEO Gojek Andre Soelistyo dan Kevin Aluwi kepada seluruh karyawan Gojek pada town hall meeting.

    "Perjalanan menjadi semakin sulit karena kita harus berpisah dengan 430 karyawan, yang selama ini menjadi rekan kerja sehari-hari yang dekat dengan kita," kata Andre seperti, dikutip Medcom.id, Rabu, 24 Juni 2020.

    Adapun karyawan yang terkena PHK tersebut sebagian besar berasal dari divisi yang terkait dengan GoLife dan GoFood Festival.

    "Kepada kalian yang akan meninggalkan Gojek, saya tahu bahwa pertemuan keputusan ini menyebabkan kesedihan, kemarahan, dan kekecewaan," ucapnya.

    Oleh karena itu, dalam membantu karyawan yang terkena PHK manajemen memberikan dukungan dengan membuatkan paket pesangon.

    "Kepada kalian yang meninggalkan Gojek, kalian akan bertemu dengan perwakilan dari People team dan Manager kalian dalam beberapa hari ke depan," ujarnya.

    Berikut daftar pesangon yang berhak diterima karyawan Gojek:

    1. Pesangon, karyawan yang terdampak akan menerima pesangon. Perusahaan menetapkan minimum gaji empat pekan ditambah tambahan empat pekan gaji untuk setiap tahun lamanya bekerja.

    2. Pembayaran gaji selama periode pemberitahuan, perusahaan tidak mewajibkan karyawan yang terdampak untuk bekerja saat sudah memasuki periode pemberitahuan. Ini supaya karyawan dapat fokus memikirkan mengenai rencana mereka di masa mendatang. Namun, kami tetap akan membayar gaji mereka secara penuh.

    3. Equity arrangement, masa tunggu (annual cliff) bagi karyawan yang memiliki hak kepemilikan saham akan dihapus, sehingga karyawan yang meninggalkan Gojek dapat memiliki saham di perusahaan yang telah mereka bangun.

    4. Pembayaran cuti tahunan dan hak lainnya, perusahaan akan membayarkan cuti tahunan yang tidak digunakan, selain juga hak-hak lainnya termasuk cuti melahirkan.

    5. Perpanjangan asuransi kesehatan, perusahaan ingin memastikan bahwa kebutuhan terkait kesehatan karyawan yang terdampak tetap dapat terpenuhi. perusahaan akan memperpanjang skema asuransi kesehatan bagi karyawan yang terdampak dan juga bagi keluarga mereka, hingga 31 Desember 2020.

    6. Perlengkapan, karyawan dapat tetap memiliki laptop mereka untuk membantu mencari peluang lain.

    7. Perpanjangan program bantuan karyawan, perusahaan memperpanjang masa dukungan mencakup program layanan kesehatan mental, finansial, dan konsultasi lainnya selama tiga bulan ke depan.

    8. Program outplacement, perusahaan memberikan program outplacement yang akan membantu setiap orang untuk mencari pekerjaan.



    (DEV)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id