PHK Karyawan Tak Akan Obati Kondisi Perusahaan

    Annisa ayu artanti - 09 April 2020 13:08 WIB
    PHK Karyawan Tak Akan Obati Kondisi Perusahaan
    Analis Panin Sekuritas William Hartanto menilai kebijakan PHK tidak akan mengobati kesehatan perusahaan. - - Foto: Ilustrasi Medcom
    Jakarta: Analis Panin Sekuritas William Hartanto menilai kebijakan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) tidak akan mengobati kesehatan perusahaan. PHK hanya mengurangi pos beban gaji.

    Sementara kegiatan operasional untuk mencetak pendapatan juga tidak akan berjalan optimal karena semakin meluasnya penyebaran virus korona. Ditambah, pemerintah telah menetapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

    "PHK mengurangi beban gaji, namun penjualan juga diperkirakan menurun seiring dengan penerapan PSBB yang membatasi gerakan masyarakat," kata William kepada Medcom.id, Kamis, 9 April 2020.

    Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) mencatat sudah ada 1,2 juta pekerja yang mengalami PHK dan dirumahkan akibat imbas dari wabah virus korona.

    Jumlah pekerja yang diPHK dan dirumahkan tersebut berasal dari 74.430 perusahaan. Dengan rincian pekerja sektor formal sebanyak 1.010,579 pekerja dan informal sebanyak 189.452 pekerja.

    Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah telah melakukan dialog dengan Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) dari berbagai sektor usaha dan dialog mengenai dampak covid-19 terhadap dunia usaha dan kelangsungan bekerja pekerja buruh serta antisipasi dan penanganannya.

    Berdasarkan catatan Medcom.id sudah ada dua emiten yang melakukan PHK di tengah kondisi korona. Dua emiten tersebut adalah PT Ramayana Lestari Sentosa Tbk dan PT Indosat Tbk.

    Ramayana melakukan PHK kepada 87 karyawan tetapnya untuk gerai Ramayana City Plaza Depok, Jawa Barat di PHK. Sedangkan, Indosat melakukan PHK kepada 677 karyawan. 




    (Des)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id