comscore

Pendistribusian Minyak Goreng ID Food Tembus 11 Juta Liter

Arif Wicaksono - 16 Maret 2022 18:27 WIB
Pendistribusian Minyak Goreng ID Food Tembus 11 Juta Liter
Minyak Goreng. Foto : MI.
Jakarta: PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero) atau ID Food terus menggenjot pendistribusian minyak goreng ke sejumlah titik pasar tradisional. Untuk meningkatkan pasokannya, Holding BUMN Pangan ini kembali menyalurkan minyak goreng ke-10 titik pasar di wilayah DKI Jakarta, pada Rabu, 16 Maret 2022.

Sebanyak total 60 ribu liter minyak goreng curah dan kemasan disalurkan ke pedagang di pasar Kramat Jati, Enjo, Tomang Barat, Tanah Abang, Kebayoran Lama, Grogol, Palmerah, Pasar Minggu, Pulogadung, dan Pramuka. Minyak goreng tersebut kemudian akan dijual kembali kepada masyarakat dengan harga yang wajar.
 
Plt. Direktur Utama ID Food Endang Suraningsih, saat meninjau pendistribusian di Pasar Kramat Jati mengatakan, ID Food sudah membantu mendistribusikan minyak goreng hingga tembus 11,5 juta liter. Jumlahnya ada di 20 provinsi, terdiri atas 9,2 juta liter minyak goreng curah, 2,2 juta liter minyak goreng kemasan, dan 33 ribu liter minyak goreng jerigen.
"Untuk hari ini kami mendistribusikan lagi minyak goreng di 10 titik lokasi di Jabodetabek sebanyak 60 ribu liter kerja sama Pasar Jaya, asosiasi pedagang mendistribusikan minyak goreng memenuhi kebutuhan konsumen," jelas Endang dalam keterangan tertulisnya, Rabu, 16 Maret 2022.

Kegiatan pendistribusian minyak goreng akan terus dilakukan yang dikelola Anak Perusahaan Holding Pangan ID Food yaitu Rajawali Nusindo dan PT Perusahaan Perdagangan Indonesia.
Sementara itu, Kepala Badan Pangan Nasional/NFA (National Food Agency) Arief Prasetyo Adi turut meninjau kegiatan pendistribusian minyak goreng yang dilaksanakan BUMN Pangan.

"Hari ini saya meninjau kembali kegiatan penyaluran minyak goreng kepada pedagang yang dilaksanakan BUMN Holding Pangan di lokasi pasar Kramat Jati, untuk memastikan ketersediaan minyak goreng sampai ke masyarakat melalui pedagang pasar tradisional," jelas Arief.

Menurutnya, hal ini sesuai pesan dan arahan Presiden Joko Widodo, untuk memastikan ketersediaan minyak goreng dengan tidak ada kegaduhan dan tertib dalam pendistribusiannya.

"Dengan kolaborasi peran dari BUMN Pangan bersama Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI), maka dapat memenuhi kebutuhan masyarakat," katanya.

Arief melanjutkan, seperti yang diumumkan Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, kebutuhan minyak goreng rata-rata Indonesia sebesar 300 juta-330 juta liter, tapi sudah didistribusikan lebih dari 500 juta liter berdasarkan laporan dari Kementerian Perdagangan.

Sementara itu, Ketua Umum APPSI Sudaryono mengatakan pihaknya selalu mengkampanyekan tiga hal, diantaranya pedagang pasar terlibat secara aktif dalam program kerakyatan. Kedua, metode distribusi minyak goreng. Ketiga, pedagang pasar memiliki komitmen yang kuat untuk support program pemerintah.

"Kami siap berkolaborasi dengan BUMN untuk menyukseskan program kerakyatan dari pemerintah," jelas Sudaryono.

(SAW)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id