comscore

Pecut Digitalisasi, Kemenkop Fasilitasi Prasarana Usaha Mikro

Antara - 25 April 2022 16:41 WIB
Pecut Digitalisasi, Kemenkop Fasilitasi Prasarana Usaha Mikro
Ilustrasi. Foto: Medcom.id
Jakarta: Deputi Bidang Usaha Mikro Kementerian Koperasi dan UKM Eddy Satriya mengungkapkan fasilitasi usaha mikro di infrastruktur publik merupakan langkah untuk percepatan digitalisasi usaha.

"Karena pelaku usaha mikro yang difasilitasi, kita dorong untuk onboarding ke dalam ekosistem digital," ujar dia dalam keterangan resminya, Senin, 25 April 2022.
Di Jawa Barat, Eddy menyatakan sebanyak 26,2 persen dari 4.545.874 UMKM sudah aktif menggunakan e-commerce untuk memasarkan produknya. Adapun secara nasional, terjadi peningkatan 9,9 juta UMKM atau tumbuh 124 persen dari sebelum pandemi covid-19 sehingga kini berjumlah 17,9 juta UMKM.

Selain berupaya mempercepat digitalisasi usaha, kehadiran usaha mikro juga di area infrastruktur publik juga untuk memberikan perlindungan terhadap sektor tersebut agar tak dikuasai pangsa pasar brand besar.

Adanya tempat promosi itu merupakan hasil kolaborasi antara pemerintah provinsi Jawa Barat, PT Kereta Api Indonesia (KAI), serta platform digital Gojek dan Tokopedia yang dilaksanakan pada 21-27 April 2022 untuk 30 tenant usaha mikro dari sektor kuliner dan kerajinan.

Eddy mengingatkan tentang pentingnya mendukung kemudahan akses promosi bagi usaha mikro di dalam area strategis infrastruktur publik seperti di stasiun, bandara, terminal, dan tempat perbelanjaan. "Mengingat, salah satu permasalahan usaha mikro adalah terbatasnya sarana promosi bagi produk yang dihasilkan," katanya.

Beberapa langkah strategis yang dilakukan Kemenkop ialah menyinergikan program kemudahan usaha promosi di area infrastruktur publik dengan pemilik lahan, menyediakan ruang display promosi produk, ruang pameran, dan sistem digitalisasi pembayaran bagi pelaku usaha mikro. Serta, mendekatkan pembeli dengan pelaku usaha mikro.

Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Jabar Atalia Praratya Ridwan Kamil menyampaikan bahwa pelaku UMKM patut diberi ruang yang luas untuk mempromosikan produknya di banyak ruang publik.

"Selain untuk mendorong produk UMKM berdaya saing tinggi, juga agar pelaku UMKM lebih percaya diri dan membuka pasar lebih luas," ucap Atalia.

(HUS)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id